TOURISM & TRAVEL

Surga Bagi Para Wisatawan, Bali Masih Menjadi Primadona Indonesia

Jakarta, Airmagz.com – Daerah tujuan wisata Pulau Bali menerima kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 3,4 juta orang selama tujuh bulan periode Januari-Juli 2017, atau naik 647.496 orang (23,50 persen) dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Meningkatnya arus kuniungan turis ke Bali selama tahun 2017 diharapkan sesuai target kunjungan 5,5 juta wisman, meningkat dibandingkan realisasi tahun 2016 sebanyak 4,2 juta.

“Mereka datang melalui Bandara Ngurah Rai dengan menumpang pesawat yang terbang langsung dari negaranya sebanyak 3,39 juta orang dan hanya 24.182 orang yang datang melalui pelabuhan laut dengan menumpang kapal pesiar,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Adi Nugroho di Denpasar, Selasa (5/9).

Menurutnya, ada delapan negara luar yang masyarakatnya semakin bergairah berwisata ke Bali antara lain, Tiongkok, Jepang, India, Inggris, dan negara dari Amerika dan Eropa lainnya. Namun, turis asal Tiongkok yang menempati peringkat teratas jumlahnya melonjak 57,63 persen dari 566.447 orang periode Januari-Juli 2016 menjadi 892.887 orang pada periode yang sama 2017.

Menyusul wisatawan India yang menempati peringkat ketiga naik 44,25 persen dari 107.627 orang menjadi 155.261 orang, Inggris naik 14,01 persen dari 120.757 orang menjadi 137.670 orang. Selain itu wisatawan Jepang naik 7,02 persen dari 127.569 orang menjadi 136.528 orang, Amerika Serikat menempati peringkat ketujuh naik 19,40 persen dari 98.709 orang menjadi 117.861 orang.

Turis asal Korea Selatan bertambah 24,64 persen dari 85.469 orang menjadi 106.530 orang, Perancis naik 5,93 persen dari 89.267 orang menjadi 94.561 orang, Jerman naik 18,81 persen dari 77.824 persen menjadi 92.310 orang. Sedangkan dua negara lainnya yang masyarakatnya berkurang ke Bali meliputi Australia merosot 0,88 persen dari 649.237 orang selama periode Januari-Juli 2016 menjadi 643.515 orang pada periode yang sama tahun 2017.

“Demikian pula wisatawan Malaysia merosot 5,44 persen dari 102.278 orang menjadi 96.715 orang,” ujar Adi Nugroho seraya .menambahkan, kunjungan wisman khusus untuk bulan Juli 2017 sebanyak 592.046 orang yang melalui Bandara Ngurah Rai 591.812 orang dan lewat pelabuhan laut 234 orang.

Turis yang datang ke Bali pada bulan Juli 2017 itu naik sebesar 22,27 persen jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya (Juli 2016). Jumlah wisman yang berkiburan ke Pulau Dewata itu dibandingkan dengan bulan sebelumnya, Juni 2017 meningkat sebesar 17,44 persen.

Bandara Bali Sambut Wisatawan

Pengelola Bandar Udara (Bandara) Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali optimistis dapat menggaet 5,6 juta wisatawan mancanegara (wisman) yang menjadi target tahun 2017, karena besarnya minat maskapai internasional melayani penerbangan langsung ke Pulau Dewata tersebut.

“Bulan lalu untuk pertama kali, kami menerima penerbangan dari maskapai Mehan Air asal Tehran, sehingga Iran dan Bali adalah destinasi pertama di Indonesia yang disasar maskapai itu, ” kata General Manajer PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Senin (4/9).

Hingga Juli 2017, berdasarkan data keimigrasian sebanyak 3,5 juta penumpang dari mancanegara tiba di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai, yang berarti naik 22,18% dibandingkan dengan periode sama tahun 2016.

“Selama dua tahun terakhir, Tiongkok memang menempati posisi penumpang tertinggi yang datang ke Bali,” kata Yanus.

Pada posisi kedua ditempati penumpang asal Australia yang mencapai 632 ribu atau 18% dan pada urutan ketiga diisi penumpang dari India sebanyak 234 ribu atau 7% dari keseluruhan.

Yanus juga mencermati perkembangan penumpang asal Timur Tengah yang tumbuh dua kali lipat atau 100% dibandingkan dengan tahun lalu.

“Periode Januari sampai Juli tahun lalu ada lebih dari 17 ribu orang dan tahun ini melonjak menjadi 35 ribu. Sepertinya ini dampak positif dari kunjugan Raja Salman dari Arab Saudi ke Bali pada awal Maret lalu,” ucap Yanus seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga : Utamakan Keselamatan, Bandara Bali Sosialisasi Bahaya Layang-Layang

BACA JUGA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *