HEADLINES

Tiket Kereta Bandara Rp 75 Ribu – Rp 100, Menhub : Kita Masih Diskusi

Jakarta, Airmagz.com – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pemerintah masih berdiskusi dengan PT KAI dan Angkasa Pura II perihal tarif dari Kereta Bandara Soekarno-Hatta. Meskipun begitu Budi mengatakan, kemungkinan tiket Kereta Bandara dibanderol dengan kisaran harga Rp 75 ribu hingga Rp 100 ribu.

“Kami masih berdiskusi soal tarif. Akan kami selesaikan bulan ini. Tapi kisarannya sekitar Rp 75 ribu hingga Rp 100 ribu,” kata Budi saat meninjau pengerjaan Kereta Bandara di Batu Ceper, Tangerang, Sabtu 7 Oktober 2017.

Menurut Budi, kisaran tarif tersebut wajar karena pengguna Kereta Bandara diperkirakan kalangan menengah atas. Selain itu masyarakat diprediksi tidak menggunakannya untuk transportasi harian. Budi menegaskan tidak ada subsidi yang diberikan pemerintah pada tarif Kereta Bandara.

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi mengatakan progres Kereta Bandar Udara Soekarno-Hatta sudah mencapai 90 persen. Dirinya optimis proyek kerjasama Angkasa Pura II dengan PT KAI tersebut selesai sesuai target yakni pada 25 November 2017.

“Kami optimis ini sesuai dengan target karena berikutnya 25 November sudah akan bisa beroperasi. Progres sudah mencapai 90 persen,” kata dia.

Budi mengatakan urusan pembebasan lahan sudah selesai. Menurut Budi kali ini yang masih harus diselesaikan adalah pengerjaan rel dan elektrifikasi dari Stasiun Batu Ceper, Tangerang ke Bandara Soekarno Hatta.

Masyarakat diharuskan transit di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan untuk bisa menaiki Kereta Bandara. Selain dengan Stasiun Manggarai, Kereta Bandara juga terhubung dengan Sky Train yang terkoneksi dengan terminal satu, dua, dan tiga Bandara Soekarno-Hatta.

Kemarin, Budi beserta jajarannya meninjau progres Kereta Bandara setelah meresmikan Stasiun KRL Bekasi Timur. Usai acara peresmian, Budi langsung menuju loket Stasiun Bekasi Timur dan membeli satu tiket KRL menuju Manggarai.

“Tiket ke Manggarai satu,” ujar Budi kepada petugas tiket.

Kehadiran Budi mengundang perhatian masyarakat sekitar stasiun. Saat menunggu kereta datang di peron, ia sempat menyapa warga sekitar yang menyaksikan kehadirannya dari jauh. Acungan jempol Budi membuat masyarakat yang berkumpul semakin riuh.

Setelah menunggu beberapa menit, KRL merah yang biasa jadi andalan karyawan dan pelajar di jam sibuk itu tiba di Stasiun Bekasi Timur.

Pintu KRL terbuka dan Budi beserta jajarannya memasuki gerbong. Tidak lupa sebelum kereta berangkat, ia kembali mengacungkan dua jempolnya ke warga lewat jendela kereta.

KRL kemudian melaju meninggalkan stasiun. Tanpa terlihat canggung Budi duduk di kursi kosong. Ia kemudian menikmati perjalanan sambil bercengkrama dengan penumpang lain.

“Ini saya naik KRL. Bersih dan cepat pula. Oleh karena itu mari kita naik KRL. Mantap,” ujar Budi.

Setibanya kereta di Stasiun Manggarai, Budi kemudian turun. Usai menerima laporan lisan dari petugas kereta, ia lalu berjalan beberapa langkah menuju Kereta Bandara yang sudah menunggunya di peron lain. Sekilas kereta tersebut terlihat berbeda dari umumnya karena hanya berjumlah enam gerbong dengan warna dasar putih

“Kita sekarang menaiki Kereta Bandara dari Manggarai ke Soekarno Hatta,” kata Budi.

Melalui perjalanannya dari Bekasi ke Kereta Bandara, Budi ingin menunjukkan bahwa masyarakat dapat menuju Bandara Soekarno Hatta dengan satu moda transportasi yakni kereta. Dari Stasiun Manggarai, waktu tempuh untuk tiba di Bandara Soekarno Hatta 45 menit dengan menggunakan Kereta Bandara.

“Konektivitas ada di sini. Setelah dari bekasi kita stop di Manggarai. Dari Manggarai langsung bisa menggunakan ini ke Bandara,” kata Budi.

Namun sayang, Kereta Bandara yang Budi tumpangi saat itu belum bisa mengantarkannya ke Bandara Soekarno Hatta. Hal ini karena masih ada rel kereta dan elektrifikasi yang belum dibangun dari Stasiun Batu Ceper menuju bandara.

Untuk itu, ketika kereta yang ia tumpangi tiba di Stasiun Batu Ceper, Budi memilih turun dan meninjau langsung pengerjaan infrastruktur yang sedang dibangun di sana.

Baca Juga : Layani 300 Penerbangan, Bandara Kulonprogo Penuhi Aksesibilitas Dengan Kereta Bandara

BACA JUGA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *