AIRPORT

Israel Pagari Bandara Setinggi 30 Meter

Israel kini sedang membangun pagar pengaman setinggi 30 meter di sekeliling Bandara Internasional Eilat Ilan dan Assaf Ramon.

Jakarta, Airmagz.com – Diberitakan The Jerusalem Post, Bandara sipil yang masih dalam proses pengerjaan ini akan dibuka secara resmi pada April tahun depan. Sementara pembangunan pagar setinggi 30 meter di bandara tersebut bertujuan untuk memberikan perlindungan maksimal di lingkungan bandara, kata Menteri Pertahanan Israel, Avigdor Lieberman, Senin pekan lalu.

Pagar yang membentang sepanjang 4.5 km ini diperkirakan bakal menghabiskan biaya sekitar 300 juta New Israeli Sheqel (NIS). Sedangkan penyelesaiannya, Pemerintah Israel menargetkan rampung dalam beberapa bulan ke depan.

Seperti halnya pagar di perbatasan Israel-Mesir, pagar pengaman di Bandara Internasional Eilat Ilan dan Assaf Ramon juga menampilkan teknologi elektronik, sensor, dan alat pendeteksi gerakan untuk memastikan pesawat yang tiba dan berangkat terlindungi dari semua jenis ancaman. “Kami terus berupaya memperkuat sektor keamanan kami di semua perbatasan, sekaligus merespons tantangan masa kini dan masa depan,” jelas Avigdor.

Ia melanjutkan, perlindungan khusus yang ada di bandara baru ini selain karena untuk menghindarinya dari berbagai ancaman, juga karena beberapa kendala yang Israel hadapi di Arava (wilayah Israel selatan yang berdekatan dengan Teluk Aqaba) saat ini. Menurutnya, pagar pengaman setinggi 30 meter juga merupakan bukti kreativitas dan kompetensi Israel dalam upaya meningkatkan pertahanan.

Kementerian Pertahanan Israel mulai membangun pagar pengaman di perbatasan Yordania ini sejak Januari lalu dan hingga kini pagar sepanjang 30 kilometer tersebut sudah beres. Selanjutnya, perhatian akan lebih difokuskan pada perencanaan pembangunan pagar supaya tidak memiliki potensi merusak atau mengganggu lingkungan sekitar dan akan dikembangkan melalui otoritas perlindungan lingkungan.

Eran Ophir, Kepala Administrasi yang membawahi proyek tersebut, menyatakan pagar pengaman setinggi 30 meter ini bentuknya disesuaikan dengan pagar pengaman yang berada di perbatasan Mesir dan Dataran Tinggi Golan.

Guna membangun pagar pengaman berukuran super ini, Pemerintah Israel melibatkan puluhan kontraktor dari Departemen Teknik dan Konstruksi Departemen Pertahanan. Sedang sebagian yang lain membersihkan 13 km persegi lahan ranjau tua untuk mencegah terjadinya korosi karena jarak lokasi pagar yang tidak jauh dari laut.

Keberadaan fasilitas baru di bandara sipil ini merupakan yang pertama yang dibangun Israel sejak kemerdekaannya pada tahun 1948. Penerbangan uji coba pertama juga sudah berhasil mendarat mulus di landasan pacu pada September kemarin.

Bandara Internasional Eilat Ilan dan Assaf Ramon dibangun 19 km di sisi selatan Eilat di Lembah Timna. Pemerintah Israel memproyeksikan bandara ini untuk menggantikan Bandara Eilat’s J. Hozman. Bandara ini dipilih karena jarak lokasinya 60 km dari Bandara Ouvda yang berada di sebelah utara Kota Eilat.

Bandara Ramon kemudian diharapkan bisa menampung 2.000.000 wisatawan setiap tahunnya dan total biaya pembangunan ini diperkirakan akan menghabiskan biaya 1,7 miliar…. (MD)

Untuk selengkapnya baca versi lengkapnya melalui E-Magazine AIRMAGZ Edisi Desember 2017 bisa di dapatkan di :

Scoop : https://www.getscoop.com/
Majalah Indonesia : http://majalah.id/
HIGO : https://higoapps.com/

Untuk berlangganan : redaksi@airmagz.com

BACA JUGA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *