AIRPORT

Penolakan Proyek Bandara NYIA, Menhub : Dialog, Kita Ajak Dialog

Jakarta, Airmagz.com – Proses pengosongan lahan (land clearing) New Yogyakarta International Airport (NYIA) berbuah bentrokan dengan warga dan aktivis mahasiswa penolak proyek. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ingin mengajak para penolak proyek bandara di Kulon Progo, Yogyakarta, itu berdialog.

“Dialog. Kita akan ajak dialog,” kata Budi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (6/12/2017).

Budi optimistis para penolak proyek bandara itu bisa menerima proyek tersebut apabila diberi pemahaman yang jernih. Namun dia tidak menyatakan kapan dialog akan digelar

“Sebenarnya kalau dia (penolak) tahu esensinya membangun, dia sadar, pasti dia akan ikut (setuju),” ujar Budi.

Bentrokan saat pembongkaran demi pengosongan lahan terjadi. Selasa (5/12) kemarin, belasan mahasiswa diciduk polisi meski akhirnya para aktivis dan jurnalis pers mahasiswa tersebut dilepaskan polisi.

Sanggar seni penolak proyek itu juga digempur alat berat, meski pemiliknya sudah menjelaskan bahwa dirinya belum memberikan persetujuan ikut proses pelepasan hak dan ganti rugi di pengadilan (konsinyasi). Si pemilik rumah bahkan menderita luka dalam situasi yang berubah menjadi kacau kemarin pagi itu.

“Di lapangan itu dinamikanya selalu ada. Pro-kontra selalu ada. Kita tanggapi itu sebagai suatu dinamika,” tanggap Budi.

“Kita akan mencari jalan keluar agar win-win,” imbuhnya.

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menilai penggusuran ini melanggar hak asasi manusia sekaligus melanggar hukum. Ada PP 26/2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional, Perpres 28/2012 tentang Rencana Tata Ruang Pulau Jawa-Bali, hingga peraturan perundang-undangan yang lebih rendah (Perda DIY 2/2010 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi DIY tahun 2009-2029).

Semua peraturan itu tak ada yang memuat wasiat pembangunan bandara di Kulon Progo. Yang ada adalah pengembangan dan pemantapan fungsi Bandara Adisutjipto yang sistemnya terpadu dengan Bandara Adisumarmo di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Namun Budi membantah proyek bandara Kulon Progo menyalahi hukum.

Lha itu kan PSN, Proyek Strategis Nasional, ada satu langkah-langkah yang diprioritaskan,” kata Budi.

Proyek yang masuk PSN tak bisa menyalahi peraturan perundang-undangan di atas karena sifat proyek ini istimewa. Bandara di Kulon Progo adalah bagian dari PSN. Soal risiko terjadi tsunami di kawasan bandara Kulon Progo juga sudah ditakar. (IMN/Detik.com)

 

BACA JUGA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *