Terhitung Tanggal 1 Januari 2017, Airport tax Bandara Sam Ratulangi Diberlakukan Tarif Baru

  • Penulis Ahmad
  • Januari 4, 2017
Terhitung Tanggal 1 Januari 2017, Airport tax Bandara Sam Ratulangi Diberlakukan Tarif Baru

Airmagz.com, Jakarta – Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado terhitung tanggal 1 januari 2017, melakukan kebijakan baru untuk tarif untuk Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau yang dikenal dengan airport tax.

Bagi penumpang domestik, tarif PJP2U yang sebelumnya Rp40.000 kini menjadi Rp60.000. Sementara tarif PJP2U penumpang internasional saat ini menjadi Rp150.000 dari sebelumnya Rp100.000.

Kebijakan atas kenaikan tarif airport tax tersebut berdasarkan Surat Menteri Perhubungan RI Nomor PR 303/I/10/Phb 2016 Tanggal 24 Oktober 2016 perihal Persetujuan Penyesuaian Tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) Bandar Udara Sam Ratulangi Manado.

Kebijakan tersebut dipertegas dengan Surat Keputusan Direksi Angkasa Pura 1 yang mengatur penyesuaian tarif PJP2U efektif sejak 1 Januari 2017 dengan mekanisme date of issued, dengan pengertian bahwa penumpang yang memiliki tiket dengan tanggal issued sebelum 1 Januari 2017, maka dikenakan tarif sebelum penyesuaian.

“Dan sebaliknya, yang memiliki tiket dengan tanggal issued setelah 1 Januari 2017 akan dikenakan tarif baru,” jelas General Manager Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado Nugroho Jati, Rabu (4/1).

Kenaikan tarif PJP2U telah melalui serangkaian tahapan hingga pengajuan usulan besaran penyesuaian tarif yang diajukan kepada Menteri Perhubungan. “Prosesnya cukup panjang dan melibatkan berbagai pihak, temasuk meminta pendapat YLKI yang mewakili suara konsumen,” terangnya

Nugroho menambahkan, bahwa tarif yang dibayarkan penumpang ini, akan dikembalikan lagi melalui bentuk layanan dan fasilitas bandar udara. Terakhir kali penyesuaian tarif PJP2U terjadi pada 2007 untuk internasional dan 2010 untuk domestik. Selama rentang waktu tersebut hingga kini, Bandara Sam Ratulangi telah melakukan banyak perubahan sehingga cukup wajar jika dilaksanakan penyesuaian tarif PJP2U.

“Ini (kenaikan) menjadi penyemangat kami memperbaiki layanan mengingat apa yang telah dibayarkan penumpang harus kami kembalikan melalui pelayanan yang prima,” ujarnya.

(Baca Juga: Lelaki Paruh Baya Berbuat Onar di Dalam Pesawat, Pilot Alihkan Pendaratan)

  • facebook
  • googleplus
  • twitter
  • linkedin
  • linkedin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *