Usai Batik, Giliran Wings Tabrak Rambu di Kupang

Jakarta, Airmagz.com — Tak lama insiden Batik Air di Bandara Halim Perdana Kusuma, pesawat Lion Grup lainnya, Wings Air PK-WGM jenis ATR 72-600 yang mengangkut 40 penumpang tujuan Kupang – Waingapu, menabrak rambu yang ada di Bandara El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa pagi (5/4/2016) waktu setempat.

Saat kejadian pesawat sedang melakukan push back keluar dari apron bandara. Akibatnya, pesawat yang dipiloti Kapten Agus Ma’aruf mengalami kerusakan robek di bagian badan pesawat.

“Biar bagaimanapun kita utamakan keselamatan penumpang. Kami sudah laporkan ke pihak otoritas bandara terkait kejadian ini, dan KNKT mudah-mudahan dalam waktu dekat, dapat berkunjung ke El Tari Kupang untuk menindak lanjuti laporan kami, sehingga bisa disampaikan fakta-fakta faktor penyebabnya,” kata General Manager Angkasa Pura I Mahyudin kepada sejumlah wartawan, Selasa (5/4/2016) di El Tari Kupang.

Sementara itu ditempat terpisah, Direktur Umum Lion Air Group Edward Sirait menduga insiden Wings Air tersebut terjadi karena pihak yang mendorong pesawat tak melihat pembatas dan penerbangan pun dibatalkan dengan mengganti pesawat jenis lain

“Jadi, pesawat kita di Kupang masih di darat, didorong, dan di bandara itu memang sedang ada perbaikan. Saat mendorong, pihak yang mendorong itu tidak melihat di belakang ada pembatas. Jadi kita batalkan penerbangan Kupang – Waingapu. Kita ganti pesawat yang lain,” ujar Edward di kantornya, di Jakarta.‪

Saat ini pihak Lion Group masih menunggu investigasi lebih jauh untuk dua kasus sekaligus, Batik Air dan Wings Air. “Kami tidak akan terbangkan tunggu perbaikan dan hasil investigasi,” kata Edward.‪

Share :
You might also like