Tambolaka Kini Punya Depot Pertamina Untuk Pesawat Udara.

Jakarta, Airmagz.com – PT Pertamina (Persero) melalui salah satu unit bisnisnya, Pertamina Aviation, membuka Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) baru di Bandara Tambolaka-Sumba Barat Daya, DPPU Tambolaka.

Pembukaan DPPU Tambolaka ini guna memenuhi kebutuhan bahan bakar Avtur  di Bandara Tambolaka, Sumba Barat Daya Nusa Tenggara Timur (NTT). Di mana merupakan wujud komitmen Pertamina dalam melayani energi untuk negeri.

“Keberadaan DPPU Tambolaka ini bertujuan untuk mendukung kelancaran operasional penerbangan di Bandara Tambolaka yang diharapkan dapat mengembangkan transportasi udara dari dan ke kawasan Sumba Barat,” ujar Area Manager Communication & Relations Jatimbalinus Rifky Rakhman Yusuf dalam siaran persnya, Selasa 15 Agustus 2017.

Oleh karena itu, dia berharap kondisi ini berdampak nyata kepada pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pariwisata di kawasan Sumba Barat.

Dia menjelaskan, pada tahap awal, Pertamina menyediakan beberapa sarana dan fasilitas, meliputi satu unit kantor DPPU, dua unit mobil refueller kapasitas 12 kiloliter (kl), dan dua unit mobil bridger kapasitas 10 kl, dan 16 kl.

“Total kapasitas penimbunan stok avtur di Bandara Tambolaka ini sebesar 50 kl untuk melayani lima pesawat per hari dan kebutuhan dari TNI AU,” tambah dia.

Dia menambahkan, dengan dibukanya DPPU Tambolaka ini, pesawat yang menuju Bandara Tambolaka tidak perlu lagi melakukan pengisian avtur di Bandar udara keberangkatan sebelumnya (double uplift), sehingga dapat meningkatkan kapasitas jumlah penumpang dan barang dari pesawat tersebut.

Suplai point avtur untuk Bandara Tambolaka ini berasal dari TBBM Waingapu, Sumba Timur, dengan menggunakan angkutan mobil bridger yang ditempuh kurang lebih lima jam perjalanan. Di TBBM Waingapu tersedia tanki timbun dengan total kapasitas 250 kl, untuk melayani kebutuhan di Bandara Waingapu dan Bandara Tambolaka.

“Kedepannya Pertamina berencana membangun tanki timbun guna meningkatkan ketahanan stok avtur, baik di DPPU Tambolaka maupun di TBBM Waingapu,” papar dia.

Hal ini mengingat Tambolaka memiliki potensi ekonomi dan pariwisata yang sangat tinggi, Pertamina memprediksi kebutuhan avtur di masa mendatang akan terus meningkat seiring dengan peningkatan frekuensi penerbangan dan kebutuhan avtur di Bandara Tambolaka.

Saat ini Bandara Tambolaka melayani penerbangan sebanyak lima kali dalam setiap hari dari Bali, Kupang dan Ende dengan frekuensi penerbangan Garuda Indonesia dua kali, Wings Air dua kali, dan Lion Air satu kali.

Keberadaaan Pertamina di Bandar Udara Tambolaka tidak terlepas dari dukungan stakeholders yaitu Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya dan Kabupaten Sumba Tengah serta maskapai penerbangan yang saat ini sudah melayani rute ke Bandar Udara Tambolaka.

Baca Juga : PT Pertamina Tambah Pasokan Bahan Bakar Untuk Kebutuhan Penerbangan Haji

Share :
You might also like