Dirjen Perhubungan Darat : Jembatan Timbang Dalam Proses Pembenahan

Jakarta, Airmagz.com – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat April 2017, mengambil alih operasional jembatan timbang di beberapa daerah terkait dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014. Namun, 19 jembatan timbang masih dikelola pemerintah daerah dari 141 jembatan timbang yang ada.

Sesdirjen Perhubungan Darat Hindro Surahmat mengatakan dalam operasi jembatan timbang masih terkendala masalah yakni “kondisi fisik, kondisi jaringan jalan, dan kondisi lokasi jembatan timbang. Selain itu, ada juga upgrade tera untuk penimbangannya.”

Untuk tahun ini sendiri Hindro menyebutkan sudah sebanyak 26 jembatan timbang sudah dioperasikan dan sembilan jembatan timbang menjadi percontohan.

Nantinya operasional jembatan timbang juga akan diberikan pengelolanya kepada swasta.

“Beberapa konsultan swasta sudah ikut tender untuk mengelola operasional jembatan timbang. Nantinya akhir Agustus akan diumukan pemenang tender tersebut,”ujar Hindro Surahmat di Gedung Karsa, Kementerian Perhubungan, Jakarta,  Selasa (15/8).

Sementara itu, Direktur Prasarana Transportasi Darat Jujun Endah Wahjuningrum mengatakan sebanyak “42 jembatan akan ditutup dan 22 jembatan timbang akan direlokasi tempatnya.”

Jembatan timbang sendiri menjadi polemik karena banyak pungutan liar yang dilakukan petugas untuk memberikan jalan para supir truk yang melebihi kapasitas. Pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengatakan banyaknya jembatan timbang yang tidak terkontrol mengakibatkan rusaknya jalan karena dilalui truk yang melebihi kapasitas muat.

Share :
You might also like