Larangan Terbang Dicabut, Thai Airways Kembali Mengudara

Jakarta, Airmagz.com – Badan penerbangan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), ICAO, telah menghapus ‘bendera merah’ yang berarti peringatan dari sebuah maskapai penerbangan Thailand. Hal ini diketahui dari penyataan pemimpin junta kerajaan Thailand pada Senin (9/10/2017)

Sebagaimana diberitakan Asia One, Senin (9/10/2017), Thai Airways sebelumnya mendapat peringatan mengenai masalah keamanan dari organisasi penerbangan dunia milik, yakni International Civil Aviation Organization (ICAO). Karena hal tersebut, maskapai ini dilarang terbang ke beberapa negara.

Hukuman ini diberikan setelah audit yang dilakukan ICAO pada 2015 menemukan masalah keamanan yang signifikan dari Thai Airways. ICAO pun melarang maskapai milik Thailand itu terbang ke beberapa negara di Asia, seperti China, Korea Selatan, dan Jepang.

Kebijakan menghilangkan bendera merah ini pun disambut baik oleh pemerintah Thailand. Dengan keputusan ini, maskapai penerbangan Thailand itu dapat terbang ke mana pun.

“Penghapusan bendera merah ini menunjukkan kepercayaan ICAO dan masyarakat internasional terhadap penerbangan Thailand,” ujar Perdana Menteri (PM) Prayut Chan-O-Cha kepada wartawan.

Pemerintah Thailand sendiri mendapat semua penjelasan mengenai pencabutan larangan terbang tersebut dari ICAO pada September 2017. Kabar ini kemudian diumumkan oleh Otoritas Penerbangan Sipil Thailand (CAAT).

“Status pencabutan ‘bendera merah’ mengindikasikan bahwa Thailand telah menangani masalah keamanan penerbangan yang tidak sesuai standar. Namun, pemerintah Thailand serta CAAT tetap perlu menjalankan misi mereka untuk memperbaiki standar keselamatan penerbangan,” bunyi pernyataan tersebut.

Pembenahan yang dilakukan pemerintah Thailand ternyata telah berjalan dengan baik. Pasalnya, setelah mendapat peringatan tersebut, Prayut langsung meminta pihaknya untuk mempercepat perbaikan keselamatan terhadap maskapai penerbangan di negaranya.

Sebab, dampak yang ditimbulkan dari pelarangan ini tak hanya dirasakan oleh Thai Airways, tapi juga maskapai penerbangan lainnya. Pertumbuhan maskapai yang lebih kecil, seperti Thai AirAsia X, NokScoot, dan Thai Lion menjadi sangat terhambat di pasar yang menguntungkan seperti Jepang dan Korea Selatan.

Sebelumnya, pada Juni 2015, ICAO memberikan peringatan kepada maskapai Thai Airways karena tidak memiliki standar penerbangan internasional. Hal ini tentu dapat membahayakan keselamatan penumpang.

Keputusan ini tentu menjadi pukulan besar bagi penerbangan di Thailand. Sebab, mereka mengalami kerugian besar.

Sebenarnya, tak hanya CIAO yang memberikan larangan terbang kepada Thai Airways. Bendera merah juga diberikan organisasi penerbangan dunia Federal Aviation Administration (FAA). Mereka menghukum Thai Airways dengan menutup rute penerbangannya ke Amerika Serikat.

Baca Juga : Penumpang Terus Meningkat, Maskapai Thailand Tambah Kursi Pesawat ke Indonesia

Share :
You might also like