AirNav Indonesia Gandeng BNN Cegah Narkoba

Tangerang, Airmagz.com – Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) mengantisipasi peredaran dan penyalahgunaan narkotika di lingkungan perusahaan yang lebih dikenal dengan AirNav Indonesia.

AirNav Indonesia menyadari faktor keselamatan penerbangan sangat diutamakan di dalam pengelolaan perusaan ini. Oleh sebab itu, pihak AirNav merasa perlu untuk melakukan sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan melakukan tes urine bagi seluruh karyawan guna memastikan bahwa di lingkungan kerja AirNav Indonesia bersih dari narkoba.

Menurut Direktur Personalia AirNav Indonesia Rahadi Sulistyo upaya yang dilakukan AirNav Indonesia merupakan langkah untuk menjamin pegawai dan lingkungan kerja perusahaan bersih dari penyalahgunaan narkoba. “Kami berharap program ini akan memberikan dukungan terhadap pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di Indonesia, khususnya bagi seluruh pegawai AirNav di seluruh Indonesia,” ujar Rahadi, di sela-sela acara Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba, di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Tangerang, Jum’at (12/8).

Hal senada juga disampaikan Direktur Keselamatan, Keamanan, dan Standardisasi AirNav Indonesia Yurlis Hasibuan mengatakan, guna mencegah bahaya penyalahgunaan narkoba di lingkungan pegawai maka pihak AirNav Indonesia menggandeng BNN untuk melakukan sosialisasi tentang potensi bahaya narkoba di lingkungan karyawan dan tes urine bagi seluruh pegawai. “Sebagai penanggungjawab terhadap pelayanan navigasi penerbangan yang sangat mementingkan safety dan security maka pegawai kami semuanya harus terbebas dari penyalahgunaan narkoba dalam menjalankan tugasnya,” ujar Yurlis.

Lebih lanjut Yurlis menjelaskan, nantinya kami akan melakukan tes urine bagi seluruh pegawai di kantor pusat AirNav Indonesia. “Dalam acara ini kami ambil secara acak 50 karyawan terlebih dahulu. Dari hasil pemeriksaan tes urine yang telah dilakukan terhadap Direksi, Senior Manager, dan Karyawan tersebut diperoleh hasil semuanya terbebas dari penyalahgunaan narkoba,” ujar Yurlis.

Kegiatan sosialisasi dan tes urine di kantor pusat, lanjut dia, pertama kali dilakukan dan akan dijadwalkan menjadi kegiatan rutin AirNav Indonesia. “Sedangkan untuk kantor cabang, tim BNN akan turun secara mendadak untuk melakukan tes urine untuk semua level karyawan secara acak,” tegas dia.

Ricky Yanuarfi, Kasubdit Lingkungan Kerja dan Masyarakat BNN, mengapresiasi langkah yang dilakukan AirNav Indonesia untuk mendukung pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kerja. “Tidak ada satu celah pun yang luput dari ancaman penyalahgunaan narkoba. AirNav Indonesia terus berupaya memproteksi karyawannya di semua level dari ancaman narkoba,” ujar Ricky.

Ricky menambahkan, dari semua karyawan AirNav Indonesia yang telah melakukan tes urine dengan menggunakan alat tes milik BNN dengan enam parameter yang ada tidak terindikasi mengkonsumsi narkoba. “Jika ada karyawan yang terindikasi menggunakan narkoba maka akan kami akan laporkan dan sampaikan ke pihak AirNav Indonesia, apakah karyawan tersebut hanya coba pakai, teratur pakai, atau kecanduan maka kami akan berikan solusinya untuk di rehabilitasi,” ujar dia.

Selanjutnya Ricky menyatakan, apabila dilakukan penggeledahan terhadap ruang kerja karyawan yang terindikasi penyalahgunaan narkoba ditemukan narkoba akan kami proses secara hukum. “Sebab memiliki narkoba merupakan pelanggaran hukum,” pungkas Ricky.

Share :
You might also like