NSW Paracenter Tawarkan Sensasi Ekstrem di Langit Pangandaran

Di jagad ini, ada ratusan tempat yang menawarkan pemandangan spektakuler untuk ber-skydiving ria. Dari ratusan tempat itu, ada beberapa tempat yang paling fenomenal, antara lain di atas Gurun Pasir Namib di Namibia, di atas Pegunungan Himalaya Nepal, di atas Palm Jumeriah Dubai, di atas Kota Interlaken Swiss, dan di langit Taman Nasional Canyonland Amerika Serikat.

Tapi, untuk sekedar mencicipi sensasi yang muncul di detik-detik akan melompat dari pesawat kemudian tertarik tanpa ampun oleh kencangnya daya gravitasi bumi, Anda tidak perlu jauh-jauh ke salah satu negara yang disebutkan tadi. Khusus di Pulau Jawa, Anda bisa mengunjungi Nusawiru Paracenter (NSW Paracenter) yang terletak di Bandara Nusawiru, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Sejak April 2016, NSW Paracenter didirikan sebagai satu-satunya sekolah terjun payung yang ada di Indonesia hingga saat ini. Panorama Desa Nusawiru yang berpadu dengan hutan, pantai Laut Jawa, kawasan wisata Pangandaran yang berbukit-bukit, serta akses yang mudah untuk dimasuki, menjadi salah satu pertimbangan diliriknya NSW Paracenter oleh para wisatawan serta para penerjun lokal maupun mancanegara.

Menurut Benny Gumilar, Manajer NSW Paracenter, ide pembentukan wadah bagi kegiatan terjun parasut ini pertama kali dilontarkan oleh Captain Rubiyanto Adisarwono yang saat itu menjabat sebagai instruktur di STPI Curug. Benny mengaku berkenalan dengan Captain Rubiyanto di tahun 1983.

“Waktu itu Captain Rubiyanto sering menerjunkan kami. Lama-lama dia menyampaikan keinginannya untuk membentuk pusat terjun payung. Lalu kami mencari-cari lokasi yang paling bagus untuk markasnya. Akhirnya kami memilih Nusawiru karena wilayah ini waktu itu masih sepi, tidak banyak penerbangan komersial,” papar Benny.

Benny menambahkan, nama organisasi ini dulunya adalah Alfa Indonesia. Lalu namanya berubah menjadi Persatuan Penerbangan Alfa Indonesia (PPAI). “Dulu kegiatan PPAI juga aerosport tapi khusus di penerbangan, misalnya aerobatik, cross country, dan lain-lain,” tuturnya.

Pesawat-pesawat yang digunakan untuk sport berkelas ini, kata Benny, disediakan oleh PPAI. Ada dua jenis pesawat yang digunakan, yakni Dornier 28 dan Cessna 185. Sementara alat-alat perlengkapan skydiving-nya disediakan oleh tim manajemen NSW Paracenter……. (BD)

Untuk selengkapnya baca versi lengkapnya melalui E-Magazine AIRMAGZ Edisi Desember 2017 bisa di dapatkan di :

Scoop : https://www.getscoop.com/
Majalah Indonesia : http://majalah.id/
HIGO : https://higoapps.com/

Untuk berlangganan : redaksi@airmagz.com

Share :
You might also like