Startup Pariwisata Asal Solo Jadi Jawara di Panggung Dunia

Jakarta, Airmagz.com – Panggung United Nation World Tourist Organization (UNWTO) Award ke 14 membawa senyum bangga di bibir dua putra bangsa.

Penghargaan berkategori Non-Government Innovation dari badan dunia milik PBB yang mengurusi pariwisa ini diterima langsung pendiri Triponyu.com, sebuah startup pariwisata asal Solo.

Agustinus Adhitya dan Alfonsus Aditya terlihat kompak dalam balutan batik khas Solo, “Mari kita jadikan pariwisata Indonesia menjadi yang terbaik. Ini bukan capaian akhir, namun ini adalah awal,” kata Agustinus Adhitya seperti dilaporkan dalam siaran tertulis.

“kita tidak menyangka bakalan menang. Karena pas lihat saingannya dari Meksiko dan Sumba. Mereka hebat-hebat, sudah banyak mendapatkan penghargaan. Tapi ternyata kita yang mendapat nilai lebih dari pada juri,” ujar Adhitya.

Triponyu.com sendiri merupakan sebuah platform bisnis pariwisata yang menjadi jembatan bagi para traveler dengan local guides. Selain menghasilkan lapangan pekerjaan, sharing transaksi di startup ini berpihak pada local guides yang mendapat slot sampai 93%.

“Kami punya komitmen besar dan kepercayaan tulus. Hal inilah yang menjadi dasar untuk mengembangkan usaha ini. Secara prinsip kami puas. Tapi, kami tetap menghargai karya-karya lain,” lanjut Adhitya.

Sementara itu, Triponyu juga bersaing dengan tiga kandidat lain. Slaah satunya pun berasal dari tanah air.

The Sumba Hospitality Foundation yang berfokus pada aksi sosial, mengembangkan konsep pendidikan pariwisata berbasis go green.

Menteri Pariwisata (Menpar) Indonesia, Arief Yahya yang turut hadir di Madrid mengatakan, prestasi Triponyu jadi momentum untuk terus mengibarkan pariwisata Indonesia.

“Apa yang dilakukan Triponyu itu fantastis. Mereka benar-benar jadi inspirasi dunia. Indonesia bangga memiliki anak muda seperti mereka. Prestasi ini menjadi lecutan semangat untuk terus memajukan pariwisata Indonesia,” ujar Arief.

Mendapat penghargaan dunia itu, dikatakan Menpar, sangat penting untuk tiga alasan yang dia sebut sebagai 3C. Yakni pertama Calibration, kedua Confidence, dan ketiga Credibility.
“Bila kita mendapatkan penghargaan, maka self confidence anak bangsa ini naik, selamat kepada Triponyu,” ujar Menpar Arief. (MAH)

Share :
You might also like