Mobil Bermuka Dua, Urus Perizinan Sampai Jadi Sorotan Internasional

Jakarta, Airmagz.com – Mobil bermuka dua menghebohkan warga Kota Bandung. Mobil hasil modifikasi yang berasal dari dua mobil taksi tersebut memiliki dua mesin. Yuk berkenalan dengan sang pemilik mobil. Roni Gunawan, pemilik mobil unik tersebut. Kakek berusia 71 tahun tersebut sehari-hari bekerja sebagai kepala bengkel taksi GR di Kota Bandung. Ia mengungkapkan awal mula ide mengubah mobil tersebut

“Ide buat modifikasi mobil ini muncul sekitar bulan Oktober lalu. Saya lagi melamun tiba-tiba muncul ide pengen modifikasi mobil,” kata Roni kepada detikOto di garasi GR Taksi, Jalan Babakan Cibeureum, Kota Bandung

Ia menuturkan idenya tersebut baru terealisasi sebulan sesudahnya tepatnya September lalu. Ia melihat dua unit mobil taksi Toyota Limo tahun 2012 di bengkel yang terparkir begitu saja meski masih berfungsi dengan baik.

Tanpa pikir panjang, Roni lalu menyampaikan buah pemikirannya tersebut kepada sejumlah anak buahnya. Ia meminta lima anak buahnya untuk menyulap dua mobil taksi menjadi satu mobil bermuka dua.

“Dua mobil itu memang sudah saya beli. Lalu saya minta ke anak buah saya bisa gak dimodifikasi kayak gini, mereka minta waktu pikir-pikir dulu katanya. Saya bilang kalau gagal gak masalah, setelah tiga hari, akhirnya mereka mau juga,” ungkap ayah dua anak tersebut

Mobil diklaim memiliki dua mesin nih Otolovers di bagian kapnya, dengan begitu mobil bisa dimajukan dari kedua arah.  “Mesin dua-duanya berfungsi. Jadi mau mundur atau maju bisa,” kata Roni

Roni mengaku menghabiskan biaya Rp 60 juga untuk menggabungkan dua mobil menjadi satu. Dua mobil Toyota Limo tahun 2012 bekas taksi tersebut memang sudah menjadi miliknya. Mobil itu dibuat di bengkel taksi GR di kawasan Cibeureum, Bandung. Dari tol Pasteur, anda tinggal memutar balik menuju Gunung Batu, kemudian melewati perlintasan kereta stasiun Cimindi, dan tidak jauh dari situ anda tinggal belok kiri menuju Jalan Babakan Cibeureum.

Di sebelah kanan nanti ada garasi bercat hijau muda. Tiba di sana, detikcom disambut oleh seorang pria ramah dengan logat Sunda yang kental. Garasi ini cukup besar, ada bangunan utama di tengah yang berisi ratusan mobil taksi GR. Di luar bangunan ini juga ada mobil taksi yang tengah diperbaiki, dan diremajakan untuk dijual kembali.

Mobil bermuka dua ini juga akan mengurus perizinan untuk bisa beroperasi di jalan raya. Mobil hasil modifikasi gabungan dua unit taksi Toyota Limo tersebut memiliki dua Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Sang pemilik mobil, Roni Gunawan mengatakan sempat ditilang polisi lantaran belum mengantongi izin mengubah bentuk mobil. Sehingga, ia berniat mengurus perizinan operasional mobil tersebut. “Kalau gak boleh operasi, jadi dikandangin dulu sampai urus izin. Dari Polda, Samsat sama dari Astra,” kata Roni di garasi GR Taksi, di jalan Babakan Cibeureum, Kota Bandung.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai kepala bengkel GR taksi ini menuturkan mobil bermuka dua ini masih mengantongi dua STNK. Pasalnya, sambung dia, mobil tersebut berasal dari dua mobil Toyota Limo keluaran 2012. “Kan dari dua mobil, jadi ada dua STNK juga. Samsat nyaranin sih satu STNK aja, kami ngikutin aja kalau memang aturannya kayak gitu,” ungkap dia.

Mobil ini jadi bahan sorotan media internasional. Dari penelusuran detikOto, media seperti The Sun, Metro dan Channel News Asia menulis soal mobil bermuka dua. The Sun di artikel bertanggal 23 Januari 2018 menulis soal mobil aneh yang membuat semua orang kepincut. Mobil ini awalnya berkeliaran di jalanan namun kemudian ditilang oleh polisi di Sukajadi, Bandung.

Sementara Metro menulis seorang mekanik Indonesia, Roni Gunawan berusia 71 tahun yang memenuhi mimpinya memiliki mobil bermuka dua. Roni memotong 2 mobil dan kemudian menyatukan bagian mukanya saja. Mobil dilengkapi dengan 2 mesin, 2 transmisi, 2 pedal gas-kopling-rem, serta 1 tangki bensin.

Channel News Asia mengutip pernyataan seorang pejabat kepolisian senior Hilman Rawalasi yang menyebutkan mobil melanggar beberapa aturan lalu lintas, termasuk kelaikan jalan dan sinyal atau lampu keselamatan. Mobil tidak memiliki lampu mundur dan tidak memiliki dimensi yang laik.

Mau coba mobil bermuka dua? langsung deh samperin ke garasi nya Pak Roni.

(IMN/Detik.com)

Share :
You might also like