Digitalisasi Dunia Aviasi

Oleh : Heru Legowo

Pengamat Penerbangan

Setelah berlalu 113 tahun, sejak Wright bersaudara mencoba menerbangkan pesawat buatannya yang pertama kali, dunia penerbangan berkembang begitu cepat. Dalam waktu 113 tahun rata-rata 37 milyar penumpang terbang setiap tahun. Penerbangan berperan dalam menjalankan 1/3 perdagangan dunia, dan menyediakan 63 juta lapangan pekerjaan. Teknologi penerbangan berkembang begitu cepat. Pesawat generasi yang terbaru lebih ringan, lebih cepat dan lebih senyap. Pesawat sekarang 75% lebih senyap dari generasi pesawat buatan tahun 1960 dan 70% lebih efisien.

Kemajuan teknologi itu dipacu oleh era digitalisasi hampir terjadi pada semua aspek kehidupan. Perlahan tetapi pasti era digital itu melakukan perubahan. Semula bergerak perlahan sampai tiba-tiba tanpa terasa, secara menyeluruh kita sekarang berada pada lingkungan digital. Perubahan itu telah berlangsung sesuai adagium : Gradually then suddenly.

Semua hal sekarang dilakukan berdasarkan digital. Digitalisasi berlangsung dalam semua aspek kehidupan. Sekarang semua dapat diperoleh dan dikendalikan hanya melalui gadget di genggaman tangan. Begitu juga dalam dunia penerbangan. Mari kita cermati sejenak proses jika seseorang akan melakukan perjalanan menggunakan pesawat. Semuanya dapat dilakukan hanya dengan bantuan ponsel dan gadget di tangan. Beginilah kira-kira ilustrasinya.

Sejak dari baru rencana akan melakukan perjalanan, kita sudah browsing mencari informasi melalui internet, googling dan dari sumber di cloud sana yang berkaitan dengan rencana kita. Jika sudah menentukan pilihan mau kemana, lalu melakukan booking melalui Traveloka, Trivago. Selanjutnya browsing lagi lebih mendalam tentang daerah tujuan yang akan kita kunjungi. Ini penting agar dapat menggunakan waktu se-efisien mungkin. Tiba waktunya harus ke bandara, booking taksi online bisa Uber, Grab atau yang lainnya. Tiba di bandara, semua informasi dapat diperoleh dari informasi digenggaman tangan.

Pada saat berada di dalam cabin pesawat, anda dapat meng-akses wifi. Sebagian besar sekarang pesawat sudah menyediakan fasilitas menggunakan wifi, ketika sudah melewati ketinggian 10 ribu kaki. Dari atas langit sana, dapat menghubung siapa saja untuk urusan bisnis, keluarga atau apa saja. Kemudian ketika sampai di bandara kembali anda menghubungi taksi online untuk keluar dari bandara, atau barangkali anda sudah dijemput oleh petugas hotel di mana anda nanti akan menginap.

Lalu ketika ketika anda akan menghabiskan waktu libur atau bisnis anda semua informasi tersedia dan dapat diperoleh dari ponsel genggaman. Semua ada di situ, mudah, akurat dan cepat. Luar biasa … 

TANTANGAN DAN PELUANG

Beberapa tantangan dan peluang dari era digital ini digambarkan oleh Business Insider dalam bahasan Digital Innovation and the future of flight. Beberapa hal yang menjadi topik, antara lain adalah challenge dan opportunty :

Akhirnya kemajuan yang begitu cepat, mesti ada syaratnya. Pada satu sisi adalah biaya investasi yang tidak murah. Ketika suatu perusahaan atau institusi tidak mampu melakukan investasi dalam bidang digitalisasi ini, maka perlahan tetapi pasti bakal tersingkir dari industri. Daya saingnya menurun, bahkan tidak dapat dipertahankan lagi kemudian ditinggalkan customer-nya. Pada sisi lain adalah investasi sumber daya manusia, yang akan mengawaki dan mengendalikan kemajuan yang luar biasa itu. Ini juga tidak murah. Butuh biaya yang tidak sedikit.

Globalisasi melanda semua aspek kehidupan. Kita mau tidak mau menjadi bagian dari globalisasi. Lalu bagaimana ? Itulah yang harus kita pikirkan bersama …

Share :
You might also like