Penting! Menjaga Kesehatan Saat Musim Pancaroba

Jakarta, Airmagz.com – Akhir-akhir ini kondisi iklim dan cuaca sering berubah-ubah tak menentu. Kadang, ketika pagi hari matahari bersinar dan langit cerah. Akan tetapi, menjelang siang hari tiba-tiba awan mendung datang dan hujan deras begitu saja. Demikian halnya dengan suhu udara. Siang hari udara terasa panas sangat panas, dan kemudian malam hari udara berubah menjadi sangat dingin. Yap, inilah yang kita kenal dengan musim pancaroba.

Keadaan seperti ini menuntut tubuh kita untuk bisa menyesuaikan kondisi di luar tubuh dengan sangat cepat. Hal ini sering menimbulkan ketidaknyamanan. Bukan cuma kodisi tubuh, akan tetapi juga berpengaruh kepada moody untuk beraktivitas. Oleh sebab itu, menjaga daya tahan tubuh agar tetap fit sangat perlu, terlebih dalam cuaca yang tidak menentu seperti ini. Jika tidak berhati-hati dalam menjaga kesehatan, tubuh akan mudah terserang penyakit seperti diare, infeksi saluran pernafasan, demam, dan flu.

Diare

Di musim pancaroba, banyak orang terserang diare. Hal ini disebabkan karena banyaknya debu dan kotoran yang berpotensi menjadi vektor. Penyakit ini juga dipengaruhi oleh pola konsumsi. Apa yang kita makan dan minum bisa saja tercemar oleh kuman atau virus yang bisa menyebabkan diare. Cara pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan, juga menjaga makanan dan minuman tetap higienis.

Penyakit saluran pernafasan

Gejala awal penyakit ini biasanya berupa batuk, baik batuk kering atau yang disertai pilek, sesak napas, peningkatan suhu badan atau pernapasan yang tidak normal. Ketika penyakit semakin serius, demam akan semakin tinggi (pada radang tenggorokan) bahkan disertai dengan toksemia atau keracunan (pada difteri). Cara pencenggahan yang bisa dilakukan adalah dengan mengkonsumsi multivitamin yang bisa membantu untuk meningkatkan daya tahan tubuh terlebih saat musim pancaroba.

Demam dan Flu

Adalah penyakit yang mudah menyerang siapa saja di musim yang tidak menentu. Pada saat-saat tersebut, kuman dan virus melakukan serangan besar-besaran. Bila demam mulai menyerang, maka jangan disepelekan. Karena bisa jadi, ini merupakan gejala awal untuk infeksi ringan maupun serius. Untuk itu menjaga asupan makanan dan memilih nutrisi yang tepat untuk meningkatkan daya tahan tubuh merupakan cara yang bisa dipilih untuk mencegah penyakit ini.

Lalu bagaimana cara menjaga kesehatan di musim pancaroba ini?

Berikut kami bagikan beberapa tips menghadapi musim pancaroba agar kondisi tubuh anda tetap dalam kondisi yang prima.

Tips Menghadapi Musim Pancaroba

1. Jangan Sampai Dehidrasi, perbanyak minum air putih

Dehidrasi ialah gangguan dalam keseimbangan cairan atau air pada tubuh. Hal ini terjadi karena pengeluaran cairan lebih banyak daripada cairan yang masuk ke dalam tubuh. Jika dibiarkan begitu saja, dehidrasi dapat mengakibatkan sakit kepala, pusing, lesu, murung, daya respon rendah, saluran hidung kering, bibir kering dan pecah-pecah, urin berwarna (terlalu kuning atau keruh), tubuh lemah, letih, dan mudah berhalusinasi.

Untuk mencegah diri dari dehidrasi, minimal Anda minum air putih sebanyak dua liter per hari. Letakkan botol air putih tersebut pada meja kantor atau tempat yang mudah Anda raih supaya cairan tubuh Anda tetap terjaga. Kedua, agar terhindar dari dehidrasi jagalah ruangan di kantor atau rumah Anda tetap lembab.

2. Makan dengan Nutrisi Seimbang

Tubuh membutuhkan nutrisi yang seimbang setiap harinya. Yaitu dengan memberi asupan tubuh dengan makanan-makanan yang mengandung gizi dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Nutrisi seimbang ini juga memperhatikan variasi makanan, aktivitas fisik sehari-hari, kebersihan, dan berat badan ideal. Dengan memenuhi nutrisi seimbang setiap hari, tubuh Anda akan terasa fit dan bugar, serta tidak mudah terserang penyakit.

3. Kurangi Gula

Mengkonsumsi gula berlebih yang ada pada makanan atau minuman dengan jangka waktu yang panjang, dapat berakibat kurang baik bagi kesehatan dan kecantikan kulit Anda.

Anda dapat mengurangi gula saat membuat kopi atau teh. Selain itu, jika biasanya Anda mengkonsumsi kue cokelat atau cookies sebagai kudapan, gantilah dengan buah-buahan yang sudah matang. Buah-buahan yang matang menghasilkan manis yang alami dan baik untuk kesehatan. Mengurangi gula juga membantu melancarkan sistem pencernaan, meningkatkan energi, dan meningkatkan kejernihan kulit Anda.

4. Perbanyak Minum Jus

Jus adalah kunci penting untuk kulit yang cerah dan kesehatan. Jus sayuran berdaun hijau memiliki manfaat untuk mengimbangi pH tubuh, membersihkan tubuh dari limbah asam, membersihkan tubuh dari lendir, dan melakukan pembersihan pencernaan. Di samping itu, jus buah-buahan juga tak kalah bermanfaat bagi tubuh. Jus buah dapat meningkatkan daya tahan tubuh, menurunkan kadar kolesterol, melancarkan sistem pencernaan, dan sebagai anti-oksidan.

5. Jauhkan Diri dari Bahan-bahan Kimia

Tak dipungkiri, bahan kimia selalu ada di sekitar kita, seperti bahan kimia pada kosmetik yang digunakan sehari-hari, dalam sabun pembersih, hingga bahan kimia yang sudah menjadi polusi. Bahan kimia yang kita jumpai dapat menimbulkan ancaman bagi keseimbangan kelembaban kulit, menyebabkan kanker, asma, cacat lahir, dan mengurangi tingkat kesuburan.

6. Beri Nutrisi untuk Kulit

Selain makan dan minum yang bernutrisi untuk menjaga kesehatan tubuh, kulit pun membutuhkan hal yang sama. Untuk meningkatkan kesehatan kulit, tambahkan buah beri dan ceri dalam daftar buah-buahan yang wajib Anda konsumsi. Sementara itu, untuk mempertahankan kejernihan kulit, wortel, labu kuning, dan ubi jalar kuning adalah makanan yang tepat. Tak lupa juga, untuk menyamarkan kerutan, perbanyak konsumsi vitamin C dari paprika, kubis, brokoli, buah kiwi, dan jeruk.

Untuk perawatan kulit dari luar, sebuah scrub dari gula lebih halus dibandingkan yang lainnya. Dan jangan lupa oleskan body butter agar kulit Anda terjaga kelembabannya.

7. Batasi Konsumsi Kafein

Kafein ialah kristal alkaloid xantin, rasa pahit berasal dari sejumlah biji, daun, dan buah dari beberapa tanaman. Kafein kini sering dikonsumsi manusia melalui berbagai makanan dan minuman. Selain pada kopi, kafein juga ditemukan pada cola, softdrink, coklat, minuman energi, dan beralkohol.

Menurut Franz H. Messerli, MD, seorang profesor kedokteran klinis di Columbia University di New York City, kafein merupakan diuretik ringan. Sifat diuretik ini membuat Anda merasa harus buang air kecil. Semakin sering Anda buang air kecil, semakin Anda kehilangan cairan tubuh. Semakin banyak cairan tubuh Anda yang hilang, semakin sedikit nutrisi yang dapat diserap tubuh.

8. Tidur dan Istirahat yang Cukup

Setelah makan dan minum yang bernutrisi tinggi, mengurangi gula, menjauhkan diri dari bahan-bahan kimia, serta membatasi kafein dan alkohol, pastikan Anda memiliki jam tidur yang cukup. Kualitas tidur yang baik minimal 6 jam dan kurangi tidur larut malam.

Selain itu, kualitas tidur yang baik dapat membantu mendorong regenerasi sel-sel tubuh dan jaringan, serta mempengaruhi pada stamina dan kesiapan tubuh dalam melakukan aktivitas pada keesokkan harinya.

9. Tambah waktu Berolahraga

Dengan menambah jam olahraga, Anda dapat meningkatkan aliran darah ke setiap organ tunggal tubuh, termasuk kulit, dan akan menghasilkan kulit yang lebih baik, sehat, dan bercahaya indah.

10. Mengubah Rutinitas Mandi Anda

Keringkan sikat Anda terlebih dahulu karena mandi tidak hanya akan menghilangkan semua kotoran yang menempel di kulit, tetapi juga akan merangsang sirkulasi pergantian permukaan kulit.
Untuk menambah pengalaman mandi Anda, membeli alat penyaring (filter) air mandi merupakan ide yang brilian. Karena air yang keluar tanpa filter mengandung jumlah tinggi senyawa kimia, seperti klorin dan fluoride. Air yang mengandung klorin dan fluoride sangat berpotensi mengubah pH pada kulit sehingga dapat menyebabkan kulit Anda kering dan kusam.

11. Meditasi

Meditasi adalah salah satu cara yang baik di dunia untuk mengurangi stres. Meditasi dengan tepat dan konsisten, dapat membantu meremajakan kulit Anda, serta mengubah semua sel dan jaringan. Anda pun tak perlu membeli dan mengkonsumsi obat anti-aging. (IMN/Sheentin.com)

REKOMENDASI