Menhub Tetap Jalankan PM108 untuk Lindungi Kepentingan Driver Online dan Konvensional

Jakarta, Airmagz.com – Seusai menyampaikan hasil kunjungan kerja kepada Komisi V DPR RI, Menteri Perhubungan Budi Karya menjelaskan, bahwa Kemenhub sedang menjembatani dua kelompok kepentingan, yakni taksi online dan kendaraan konvensional.

Dia menemukan, saat ini jumlah pengguna aplikasi taksi online sudah sangat membeludak. Sehingga situasi tersebut menyebabkan pemasukan driver  konvensional tidak setara dengan income yang diperoleh driver online.

“Dari kebijakan ini nantinya yang ingin kita sasar bukan pengguna taksi online-nya, tapi lebih ke aplikatornya,” tegas Budi, Selasa (13/3).

Karena itu, dia akan membatasi aplikator untuk menambah penggunanya. Apalagi, indikator keberhasilan aplikasi adalah dilihat dari penggunanya yang banyak.

Tujuan kebijakan ini, lanjut Budi, sebagai regulator Kemenhub ingin memberikan keadilan di antara dua kelompok kepentingan tersebut. “Driver-driver konvensional juga bisa mendapat pemasukan yang sama banyaknya seperti para driver online,” ucapnya.

Budi menuturkan, belakangan ini pihaknya sedang gencar melakukan sosialisasi mengenai PM 108 supaya bisa dijalankan. “Atas ijin beberapa pihak, Kemenhub juga akan mengadakan uji KIR gratis, memberikan subsidi, dan lainnya,” tutup dia. (MD)

REKOMENDASI