Dari Waiter hingga General Manager

Menempati kursi General Manager Hotel Horison Pematangsiantar di usia 37 tahun tidak membuat Aditya Maulana lantas berhenti mengembangkan dirinya. Pria yang awalnya membangun karir di dunia hospitality sebagai waitress sejak berumur 20 tahun ini masih merasa butuh pengalaman lebih banyak lagi.

Jauh sebelumnya, Adit (nama panggilannya) menuntut ilmu di Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung jurusan Food and Beverages. Setelah lulus, barulah perannya sebagai “kutu loncat” di dunia perhotelan dimulai. Bagaimana tidak? 17 tahun bergelut di bisnis ini, ia sudah 11 kali keluar-masuk perusahaan hotel yang berbeda.

Adit mengawali petualangannya di negeri orang. Menjadi waitress di Golden Tulip Beckbergen Netherland Hotel, ia bekerja sambil belajar bahasa Belanda selama dua tahun. Sekembalinya ke Indonesia, Adit langsung bekerja di Bintan. Di sana, di sebuah acara reuni, ia menemukan tambatan hatinya, Hermiawati, temannya semasa kuliah dulu. Memutuskan menikah di umur 25 tahun, kini Adit dan Hermiawati dikaruniai seorang putra berumur 10 tahun, Alif Putra Maulana.

Pria kelahiran 23 Maret 1979 ini mantap loncat dari satu hotel ke hotel lain di seluruh Indonesia. Sibuk berkarir sambil belajar dan mencari pengalaman, ia akhirnya berlabuh di Hotel Horison Pematangsiantar.  Pun, di tempat kerjanya yang baru ini ia masih ingin terus belajar.

“Belajar itu tidak hanya di kampus, tapi juga di dunia kerja. Bahkan ilmu yang diperoleh dari pengalaman lebih banyak. Saya belajar bahasa saat bekerja di hotel. Dari pelajaran yang didapat itu nantinya bisa membantu saya saat diposisi yang semakin berangin ini,” ujar pria yang sering dibilang mirip penyanyi Afghan ini.

Menjadi general manager di usia yang tergolong muda, Adit mengaku tidak boleh gegabah. Sebab, ia melihat banyak anak muda yang membuka usaha tapi berujung gagal. Karena itulah ia terus berusaha membekali diri dengan banyak persiapan, salah satunya pengalaman.

“Buka usaha itu ibarat ‘you lose, you win’, pertaruhannya besar. Kalau bisa, belajar dulu. Perbanyak pengalaman. Merasakan semua posisi dahulu sebelum berada di atas akan sangat membantu kepemimpinan,” tutur pria yang hobi musik ini.

Baginya, memimpin itu tidak mudah. Ada banyak hal yang harus dijaga. Selain harus pintar menjaga emosi, juga harus pandai menjaga hubungan. “Dalam dunia hospitality, ada hubungan yang saya terus jaga, yaitu kolaborasi hubungan dengan investor, operator, karyawan, dan customer,” papar GM yang sering beralih jadi pemain musik dadakan di hotelnya ini.

Kiat kepemimpinannya yang kuat itu tidak lari jauh dari inspiratornya, sang ayah, yang telah lebih dulu berekspedisi di perhotelan. (MAH)

Aditya Maulana 

General Manager Horison Pematangsiantar Hotel

Share :
You might also like