Pasca Teror Bom, Penjagaan Bandara Soekarno-Hatta Diperketat

Jakarta, airmagz.com – PT Angkasa Pura II telah menginstruksikan kepada 14 bandara untuk melakukan peningkatan pengawasan dengan sistem randome check atau pemeriksaan acak  sebanyak enam kali dari biasanya yang hanya empat kali.

Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) II Muhammad Awaluddin di Tangerang, Senin 14 Mei 2018 menuturkan, skema peningkatan pemeriksaan pengawasan di Bandara Soekarno-Hatta sudah sangat ketat.

Peningkatan keamanan tersebut tak hanya dilakukan oleh petugas internal keamanan Bandara Soekarno-Hatta tetapi juga dibantu dengan personel gabungan lainnya.

“Peningkatan pelayanan pemeriksaan pengawasan kami perketat. Randome check diintensifkan sampai enam kali yang biasanya hanya empat kali,” ujarnya.

Penerapan skema keamanan tersebut juga diberlakukan di seluruh bandara yang dikelolanya.

“Kami sudah mengintruksikan seluruhnya. Ada 14 bandara yang kurang lebih skemanya sama. Ada pengetatan, ada peningkatan random check hingga penebalan personel,” tuturnya seperti dilaporkan Antara.

Insiden peledakan bom di Surabaya telah membuat sejumlah objek vital di antaranya Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan peningkatan pengawasan.

AP II pun melakukan patroli dan pengawasan serta pemeriksaan terhadap barang bawaan penumpang untuk memberikan kenyamanan.

Kepolisian Bandara Soekarno-Hatta telah menyatakan siaga satu usai insiden bom di Surabaya dengan mengerahkan 4.020 personel gabungan yang terdiri atas anggota Polri, TNI, dan Aviation Security (Avsec).

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta AKBP Viktor Togi Tambunan mengatakan, peningkatan keamanan telah dilaksanakan usai peristiwa bom yang terjadi di 3 geraja di Surabaya.

Peningkatan keamanan tersebut dilakukan mulai dari patroli gabungan hingga skala besar dengan memeriksa seluruh kendaraan yang akan masuk dan barang bawaan penumpang.

“Kami semua turut prihatin atas peristiwa di Surabaya. Kami meningkatkan pelayanan keamanan kegiatan selama ini baik berupa patroli gabungan hingga skala besar mulai dari peningkatan penebalan keamanan. Bandara Soekarno-Hatta statusnya siaga satu,” katanya.

Sebelumnya, pada Minggu 13 Mei 2018, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan inspeksi mendadak ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Menhub meminta seluruh aparat gabungan di setiap bandara memperketat keamanan guna menjamin keselamatan para pengguna jasa.

“Pengguna jasa harus diberikan rasa aman dengan kasih sayang, tetapi jika ada yang mencurigakan harus ditindak tegas,” ujar Menhub. (IMN/PikiranRakyat)

REKOMENDASI