Maskapai Harapkan Juanda Pisahkan Dua Layanan Kargo

Jakarta, Airmagz.com – Pasca adanya dua operator, PT Angkasa Pura Logsitisk dan PT Jasa Angkasa Semesta (JAS), di bandara Internasional Juanda Surabaya sejak 4 September 2016, maskapai penerbangan berharap layanan kargo di bandara itu  bisa segera terpisah.

Menurut Yafet Budianto, Station Manager Eva Air, pelayanan satu atap yang masih berlangsungnya di bandara Juanda menyebabkan maskapai penerbangan khawatir dalam melayani kargo dan logistik. Ada kekhawatiran terjadi pertukaran barang.

“Bagi kami, faktor keamanan itu nomor satu,” kata Yafet. Itu baru urusan barang, bila urusan dokumen penting yang lintas negara, menurut dia persoalan tersebut dapat lebih rumit lagi. Selain kekhawatiran salah barang, jangka waktu pengiriman pun kemungkinan bisa bertambah lama.

Ia berharap, layanan dua perusahaan kargo dalam satu atap itu tidak berlangsung lama, Sejatinya, kedua operator tersebut sudah memiliki ruang barang yang terpisah.

Eva Air tercatat sebagai klien  PT Jasa Angkasa Semesta. Maskapai ini biasa mengirim kargo sekitar satu ton sampai 1,2 ton sekali pengiriman. Adapun dalam satu pekan, Eva Air melayani layanan kargo dua hari sepekan.

“Bulan depan, kami mulai melayani sepekan empat kali,” tambahnya.

Sedangkan mitra  PT Angkasa Pura Logistik (APL), yakni Royal Brunei Airlines juga berharap hal serupa. “Memang saat ini layanan sudah bagus, tapi lebih baik ada pemisahan,” ucap Wahyu Sigid Sugiharso, Station Officer Head Royal Brunei Airlines.

Kalaupun belum ada pemisahan ruangan, ia berharap, operator kargo bisa meningkatkan lagi dari sisi keamanan kargo.Gendro Dwi Purnomo,  Chairman Airlines Operator Committee Bandara Juanda belum menerima kabar soal pemisahan ruang kargo itu.

Share :
You might also like