Lirik Bandara Adi Soemarmo, Air Asia Kembali Buka rute Solo-Kuala Lumpur

Jakarta, Airmagz.com – Maskapai penerbangan Lion Air, AirAsia, dan Sriwijaya berencana membuka direct flight atau penerbangan langsung ke luar negeri di Bandara Adi Soemarmo. Manager Operasi dan Teknik PT Angkasa Pura (AP) I Bandara Adi Soemarmo, Yaka Sulistya Wijanarka, mengungkapkan saat ini bahkan AirAsia telah memastikan akan kembali menerbangi rute Solo-Kuala Lumpur yang sempat ditutup pada akhir Agustus lalu.

Yaka mengaku tidak mengetahui pertimbangan AirAsia kembali mengoperasikan rute internasional ini. Namun diakuinya load factor rute ini cukup baik, yakni rata-rata sekitar 80%.

“Izin AirAsia sudah keluar dan akan memulai menerbangi rute Solo-Kuala Lumpur pada 10 Januari 2017. Rute ini dulu sempat ditutup karena ada pergantian manajemen kemudian sekarang dibuka lagi,” ungkap Yaka, Jumat (28/10/2016).

Dia mengatakan hingga saat ini pengurusan izin pembukaan rute baru Solo-Kuala Lumpur oleh Lion Air masih dalam proses. Dan Lion Air tidak hanya berminat untuk mengoperasikan Solo-Kuala Lumpur tapi juga berencana membuka rute Solo-Singapura dan Solo-Bangkok.

Hal ini karena berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Wakil Gubernur Jateng, Heru Sudjatmoko, saat peresmian Solo sebagai hubungan atau pengumpul. Saat itu Heru menjelaskan kunjungan wisatawan asal Thailand cukup tinggi karena di Jateng terdapat bermacam candi.

“Wisatawan asal Thailand sangat suka berkunjung ke candi dan di Jateng terdapat banyak candi. Hal ini menjadi peluang untuk bisa menarik wisatawan asal Thailand berkunjung ke Jateng,” kata Heru.

Presiden Direktur Lion Air, Edward Sirait, mengatakan asalkan ada potensi, Lion Air akan membuka rute internasional langsung dari Bandara Adi Soemarmo. Meski begitu, pembukaan dilakukan secara bertahap mengingat armada yang dimiliki terbatas dan harus berbagi dengan maskapai lain di bawah Lion Group, seperti Batik Air, Wings Air, Malindo Air, dan Thai Lion Air.

Sedangkan rencana pembukaan rute domestik, seperti Denpasar, Medan, Palembang, dan Lampung hingga saat ini masih menunggu izin dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Lebih lanjut, dia mengungkapkan Sriwijaya Air hingga kini belum mengajukan penambahan rute baru meski beberapa waktu lalu secara lisan menyatakan ketertarikan membuka tiga rute baru. Meski begitu, dia mengatakan Februari 2017, maskapai ini tetap mengoperasikan rute Solo-Tiongkok meski masih sebagai pesawat carter.

“Sriwijaya Air sudah ada beberapa jadwal melayani penerbangan Solo-Tiongkok sebagai pesawat carter. Namun kami berharap apabila peminat tinggi, rute ini bisa menjadi rute reguler. Hal ini mengingat setiap tahun sebanyak 100 juta wisatawan asal Tiongkok berwisata ke luar negeri sehingga penerbangan langsung dari Solo diharapkan bisa menjadi alternatif,” kata dia.

Share :
You might also like