Kontroversi Jarak Kursi Pesawat, FAA Tolak Atur Ulang

Jakarta, airmagz.com – Otoritas penerbangan sipil Amerika Serikat, Federal Aviation Administration (FAA) menolak untuk mengatur ulang ukuran kursi maskapai penerbangan.

Dalam sebuah surat kepada kelompok pendukung konsumen FlyersRights.org, FAA mengatakan pihaknya tidak menemukan bahwa ada masalah keamanan terkait jarak antar kursi.

Menurut FAA, jarak antar kursi pesawat tidak mungkin ditambah lagi dari peraturan saat ini yaitu 27 inci.

Menanggapi keputusan tersebut, Paul Hudson, pengacara untuk Flyers Rights meminta FAA memberikan bukti.

“Jika tidak melakukan percobaan, tentu tidak akan memiliki bukti,” kata Paul dikutip dari Travel and Leisure.

Sebagai bukti, FAA akhirnya memperlihatkan video tes dari produsen pesawat seperti Boeing, Airbus, dan Embraer.

Dalam video tersebut menyimpulkan ukuran tempat duduk tidak memperlambat proses evakuasi darurat.

Atas permintaan Komite Infrastruktur dan Transportasi, Departemen Perhubungan akan mengaudit standar evakuasi FAA.

Audit dapat meminta pengujian baru, berdasarkan ukuran penumpang.

Tentunya masih ada harapan untuk penumpang agar mendapatkan tempat duduk dengan jarak yang nyaman.

Tahun lalu, American Airlines mengumumkan akan mengurangi tempat duduk di beberapa pesawat.

Dengan begitu jarak satu kursi dengan kursi lainnya menjadi lebih lebar, yaitu 29 inci.

Sebelumnya, terdapat selebaran yang menggugat FAA terkait kursi yang sempit adalah masalah keamanan di kabin pesawat.

Kursi pesawat yang sempit dianggap sebagai faktor yang menghambat kecepatan evakuasi (IMN/Tribuntravel.com)

Share :
You might also like