Melalui Jagalan Festival, AirAsia Tegaskan Komitmennya Dukung Potensi Pariwisata Lokal

Jakarta, Airmagz.com – Melalui peluncuran Jagalan Festival yang berlangsung pada akhir pekan ini di kawasan bersejarah Kotagede, Yogyakarta, menyusul suksesnya inisiatif Jagalan Tlisih Telusur Kampung Pusaka tahun lalu, AirAsia menegaskan komitmennya untuk senantiasa mendukung potensi pariwisata lokal.

Bersama dengan AirAsia Foundation, AirAsia memberikan dukungan pendanaan untuk penyelenggaraan Jagalan Festival selama dua hari ini yang diinisiasi oleh kelompok Arsitek Komunitas Jogja (Arkomjogja) dan Karang Taruna Desa Jagalan, yang dimulai pada tanggal 29 Oktober hingga 30 Oktober 2016.

Komisaris AirAsia Indonesia, Dharmadi mengatakan, Program konservasi ini diinisasi dalam rangka menggali lebih dalam potensi pariwisata yang dimiliki Kotagede, dan di saat yang bersamaan mengajak masyarakat setempat untuk turut serta berpartisipasi.

“Kami merasa sangat terhormat dapat kembali mendukung program ini, yang juga berfungsi sebagai pengingat kepada kita semua betapa berharganya kebudayaan di Kotagede dan betapa pentingnya untuk turut berbangga dalam melestarikannya,” kata dia.

“Mendukung pariwisata lokal melalui usaha kecil dan menengah juga merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan AirAsia terhadap program pemerintah dalam membawa 20 juta wisatawan mancanegara pada tahun 2019,” tambahnya.

Sepanjang akhir pekan, relawan pemuda setempat dan para pengrajin juga akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan lokakarya, diskusi, pameran, pertunjukan dan kompetisi. Pengunjung akan menikmati kesempatan langka untuk mencoba membuat karya seni tradisional dipandu langsung oleh para praktisi ahli di bidangnya.

Beberapa acara utama lainnya antara lain adalah lokakarya membuat skesta oleh arsitek Arkomjogja dan juga lokakarya kerajinan perak oleh pengrajin Selaka Kotagede.

Jagalan Festival bertujuan untuk memamerkan kekayaan peninggalan dari kawasan yang sarat dengan sejarah, melalui suguhan beragam karya arsitektur, film dan fotografi, serta karya seni lainnya. Rangkaian perayaan tahun ini diawali dengan diselenggarakannya kompetisi film pendek, street art dan selfie photography, mengajak seluruh peserta untuk mengirimkan karyanya dengan tema ‘Pinyi Jagalan’.

Pemenangnya akan diumumkan pada tanggal 30 Oktober 2016, akan menerima berbagai hadiah menarik, termasuk tiket AirAsia, dan kesempatan untuk memamerkan karyanya di seluruh saluran media yang dimiliki oleh AirAsia untuk membantu mempromosikan pariwisata sejarah di Yogyakarta.

Sepanjang Sabtu dan Minggu, para relawan muda dan seniman setempat akan menggelar beragam wokshop, diskusi, pameran, pertunjukkan dan kompetisi. Pengunjung berkesempatan untuk mencoba mempraktekkan karya seni tradisional yang langka langsung dari pakarnya. Jagalan Festival terbuka luas untuk menyambut masyarakat berpartisipasi mulai dari pukul 10.00 WIB pagi hingga 10.00 WIB malam setiap hari.

Festival kali ini juga memperkenalkan rute telusur kampung yang baru yang akan membawa pengunjung melihat peninggalan Kesultanan Mataram yang terkenal. Jagalan adalah salah satu dari lima desa yang membentuk zona inti kawasan bersejarah Kotagede, yang dulunya merupakan ibukota kerajaan Islam pada abad ke-16.

“Wajah desa yang dikenal sebagai akar dari perdagangan perak sejak 500 tahun yang lalu telah banyak berubah selama 20 tahun terakhir dan kami berharap untuk menggunakan kesempatan ini untuk lebih meningkatkan kesadaran pentingnya konservasi budaya kepada masyarakat, menyusul hasil positif sejak diluncurkannya Jagalan Tlisih Telusur Kampung Pusaka tahun lalu,” ujar Koordinator Arkomjogja Yuli Kusworo.

“Konservasi warisan budaya hanya akan dapat berjalan jika penduduk setempat juga mengambil tindakan dan secara aktif melibatkan diri untuk bekerja sama. Melalui dukungan dari AirAsia Foundation, kami akan terus mengembangkan potensi yang dimiliki kawasan ini dan mudah-mudahan dapat menjadikan festival ini sebagai ajang tahunan untuk terus menjalanankan konservasi dengan pendekatan berbasis masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih kepada AirAsia atas dukungannya terhadap pelestarian pusaka,” tambah Yuli.

Saat pidato pembukaan Jagalan Festival, Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Bisnis dan Pemerintah Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Tazbir Abdullah mengucapkan terima kasih kepada Arkomjogja dan AirAsia atas perhatiannya terhadap pariwisata di Kotagede, Yogyakarta.

“AirAsia telah sangat nyata membawa banyak wisatawan ke Yogyakarta, bahkan turut memasarkan hasil kerajinan perak karya masyarakat Kotagede di penerbangan AirAsia. Pemerintah menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara 20 juta di 2019 dan 275 juta wisatawan domestik dan maskapai adalah partner kita yang sangat strategis untuk mencapai target tersebut,” ujar Tazbir.

“Jagalan Festival ini dapat menjadi pemicu pertumbuhan dan memberi satu semangat kepada seluruh warga di sini untuk lebih siap lagi menjadi tuan rumah yang baik kepada wisatawan yang datang. Kami ingin melihat Yogyakarta menjadi destinasi wisata yang jumlah tamunya terus meningkat dan tentu saja pada akhirnya membawa kesejahteraan yang lebih baik lagi untuk seluruh masyarakatnya,” tambahnya.

Share :
You might also like