PT Hotel Indonesia Natour Sulap Gedung Tua Kantor Tambang Ombilin

Jakarta, airmagz.com – PT Tambang Batubara Bukit Asam (persero) Tbk membuat kejutan baru, selaku Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di dunia industri pertambangan batubara, perusahaan pelat merah ini akan menyerahkan pengelolaan asset utama Kantor Unit Pertambangan Ombilin (UPO), dan Hotel Ombilin, Sawahlunto, Sumatera Barat, disulap menjadi hotel bintang empat. Hal ini sebagai respon terhadap keinginan masyarakat agar PT Bukit Asam ikut berkontribusi dalam pengembangan destinasi wisata heritage di kota bersejarah peninggalan kolonial itu.

Nan Budiman, General Manager PT BA UPO, yang dikonfirmasi, Kamis (9/8) mengatakan, rencana pengalihan pengelolaan itu sudah melalui kajian cukup lama oleh PT Bukit Asam untuk direpresentasikan sebagai bagian dari program “BUMN Hadir Untuk Negeri” yang digagas Kementerian BUMN Rini Sumarno. Bukit Asam, katanya, telah membangun kerjasama dan sinergitas dengan PT Hotel Indonesia Natour (HIN) selaku mitra yang juga perusahaan pelat merah untuk menyulap gedung tua peninggalan koloni Belanda tersebut menjadi hotel berbintang dan berkelas, dilengkapi fasilitas kolam renang serta fasilitas lain yang lebih lengkap.

PT HIN, tutur Nan Budiman, merupakan korporasi yang memiliki korp bisnis pengelolaan hotel berpengalaman internasional. Dia yakin mimpi baik pembangunan hotel bintang empat dengan merevitalisasi bangunan tua bersejarah koloni itu dapat dilakukan tanpa merubah bentuk aslinya berarsitektur Eropa. Selain kantor Unit Pertambangan Ombilin, PT HIN juga akan mengambil alih pengelolaan bangunan lain yakni Hotel Ombilin dan komplek bangunan garage.

“Insyallah hal ini akan terujud semuanya pada tahun depan karena MoU antara PT Bukit Asam dengan PT HIN sudah dilakukan penandatangannya oleh ke dua pimpinan perusahaan di Jakarta belum lama ini. bahkan Direktur Utama PT HIN Iswandi Said telah melihat dari dekat potensi pengembangan kantor UPO jadi hotel berkelas bintang empat tersebut beberapa pekan lalu. ” Ungkap pria asal Maninjau, yang tumbuh dan besar dirantau ini, tanpa merilis nilai investasi untuk merevitalisasi banguan tua itu.

Keberadaan hotel itu menurut Nan Budiman, nantinya harus memberi dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar, karena beberapa kebutuhan hotel dan tenaga kerja bisa diserap dari penduduk lokal potensial. Direncanakan untuk jangka pendek, PT HIN mulai merestorasi dengan membuat perencanaan penataan dan revitalisasi Hotel Ombilin yang sudah mulai dilakukan. Diharapkan rencana tersebut selesai pada hari jadi kota Sawahlunto ke 130, 31 Desember 2018 nanti.

“Insyaallah, pada moment HUT Kota Sawahlunto ke 130 nanti Hotel Ombilin sudah selesai direnovasi PT HIN untuk memberikan pelayanan inap yang lebih representative dan berkelas tanpa mengurangi peran *homestay* yang ada di Kota Sawahluntoi” kata Nan Budiman, sambil memberi tahu aktifitas perkantoran PT BA UPO akan dipindahkan ke nbbangunan yang tidak jauh dari kantor yang akan dijadikan hotel. (IY)

Share :
You might also like