Turki Dapat Kado Boeing 747-800 dari Emir Qatar

Jakarta, airmagz.com – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan telah menerima ” hadiah” dari Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani sebuah pesawat jet jumbo Boeing 747-8. Pernyataan Erdogan tersebut sekaligus membantah tuduhan dari kelompok oposisi Turki yang menyatakan pemerintah Ankara telah melakukan pembelian pesawat jet seharga 400 juta dolar AS (sekitar Rp 5,9 triliun) tersebut.

Erdogan menegaskan, pihaknya hanya menyampaikan minatnya terhadap pesawat jet jumbo itu, namun Emir Qatar bersikeras menawarkannya sebagai hadiah.

“Kami tertarik (untuk membeli). Tapi saat Emir Qatar mengetahui hal ini, dia justru memberikannya sebagai hadiah,” kata Erdogan, pada Senin (17/9/2018).

“Saya tidak akan menerima uang dari Turki. Saya akan memberikan pesawat ini sebagai hadiah,” lanjutnya menirukan pernyataan Sheikh Tamim.

Erdogan menambahkan, pesawat jet tersebut bukan miliknya, melainkan milik Republik Turki, meski akan digunakan untuk perjalanan kepresidenan.

“Pesawat itu bukan milik saya, melainkan milik Republik Turki. Setelah tahap pengecatan rampung saya harap pesawat itu dapat segera digunakan untuk perjalanan negara,” ujarnya.

Menurut media Qatar, pesawat jet jumbo tersebut sebelumnya adalah bagian dari armada pribadi Sheikh Tamim. Pesawat tersebut dilengkapi 76 kursi penumpang, ruang duduk dan ruang rapat. Sebelumnya, anggota parlemen dari partai oposisi utama, Partai Rakyat Republik (CHP) telah menuduh Erdogan membeli pesawat Boeing 747-8 tersebut di tengah kondisi keuangan negaranya yang sedang sulit.

Anggota parlemen, Gamze Tascier dari CHP, mengatakan dalam akun media sosial Twitter-nya, pihaknya mendapat informasi dari pejabat perusahaan penjualan yang bermarkas di Swiss bahwa pesawat itu dijual dan bukan diberikan.

“Perusahaan mengatakan (pesawat) itu dijual, tapi pendukung pemerintah mengatakan itu adalah hadiah,” tulis Tascier, Kamis (13/9/2018).

Namun setelah mendapat penegasan dari Erdogan bahwa pesawat itu adalah hadiah, pemimpin CHP Kemal Kilicdaroglu balik mempertanyatakan kehormatan presiden yang mau menerima hadiah sebesar itu dari negara lain.

“Bagaimana bisa hal itu tidak membuat Anda merasa tidak nyaman?” kritiknya dilansir AFP, Senin (17/9/2018).

Sebelumnya, pemerintah Qatar telah menjanjikan bakal melakukan investasi langsung di Turki sebesar 15 miliar dolar AS (sekitar Rp 219 triliun). Ankara merupakan salah satu eksportir utama untuk Qatar, serta menjadi pendukung Doha setelah Arab Saudi dan sekutunya memberlakukan embargo ekonomi sejak 2017. (IMN/Kompas.com)

Share :
You might also like