Pembangunan Bandara Raja Ampat dipastikan Rampung Pada 2017

Jakarta, Airmagz.com – Pembangunan Bandar Udara Marinda di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, didukung DPR RI, salah satunya, Anggota Komisi V  Michael Wattimena. Michael Wattimena di Sorong, Minggu (6/11), mengatakan, pihaknya sudah meninjau Bandar Udara Marinda Raja Ampat dan akan mendorong agar anggaran tahun 2017 pembangunan berjalan terutama perpanjangan landasan pacu.

Michael mrnjelaskan bahwa panjang landasan pacu Bandar Udara Marinda Raja Ampat sekarang 1.400 meter dan diupayakan dengan anggaran tahun 2017 nanti dapat diperpanjang menjadi 1.600 meter.

Saat ini, Bandar Udara Marinda Raja Ampat hanya bisa didarat pesawat berbadan kecil seperti Susi Air kapasitas 12 penumpang. “Jadwal penerbangan pun tidak setiap hari, namun hanya tiga kali penerbangan dalam seminggu, yakni Senin, Rabu dan Jumat,” ujarnya.

Michael memastikan pada 2017 dipastikan landasan pacu itu diperpanjang menjadi 1.600 meter sehingga pesawat berbadan besar seperti ATR dapat mendarat. “Perencanaan jangka panjang,” kata dia,

Panjang Bandar Udara Marinda Raja Ampat seharusnya minimal 2.500 meter, setara dengan bandara lain di Indonesia sehingga penerbangan dari Jakarta atau Bali dapat dilakukan langsung tanpa harus transit di Kota Sorong. (Baca Juga: Perkuatkan Konektivitas, AirAsia Luncurkan Rute Baru di Indonesia)

“Apabila ada penerbangan langsung ke Kabupaten Raja Ampat wisatawan dunia akan lebih mudah menjangkau daerah wisata tersebut serta biaya transportasi akan turun,” kata dia.

Share :
You might also like