Lalin Udara Padat, OTP Bandara Ngurah Rai 85 Persen

Jakarta, airmagz.com – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan tingkat ketepatan waktu atau on time performance (OTP) di Bandara Ngurah Rai, Bali, rata-rata di atas 85 persen meski penerbangan tergolong padat saat Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia (WB).

“Walau pun kegiatan ketat, tetapi masih bisa menjaga OTP,” katanya saat meninjau pelayanan imigrasi delegasi IMF dan Bank Dunia di Bandara Ngurah Rai, Bali, Kamis (11/10).

Menurutnya, Air Navigasi Indonesia bersama Angkasa Pura I dan Otoritas Bandara sudah melakukan koordinasi dan pengaturan khusus untuk meminimalkan penundaan jadwal penerbangan reguler karena ada penerbangan yang membawa para kepala negara yang tiba di Bali.

Hingga saat ini, lanjut dia, sudah ada sembilan kepala negara atau kepala pemerintahan yang sudah tiba di Pulau Dewata untuk menghadiri agenda pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia.

Meski menilai OTP di Bandara Ngurah Rai masih terjaga, Budi mengakui masih ada holding atau antrean pesawat di udara menunggu mendarat.

Namun durasi tersebut, kata dia, masih dalam batas wajar yakni berkisar kurang dari 20 menit. “Jadi manajemen lalu lintas udara sudah lebih baik dan saya harap ini menjadi contoh yang diterapkan sehari-hari,” katanya.

Pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia dihadiri sekitar 23 kepala negara atau kepala pemerintahan, termasuk 10 di antaranya pemimpin ASEAN.

Sesuai dengan prosedur internasional, setiap pesawat kepala negara yang mendarat atau akan lepas landas, maka pesawat VVIP itu diberikan prioritas dan ruang udara harus ditutup sementara sekitar 30 menit. (IY)

Share :
You might also like