Buka IMF-WB, Jokowi Sampaikan Terima Kasih ke Negara Tetangga

Jakarta, airmagz.com – Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutan dalam pembukaan Annual Meeting IMF-World Bank di Nusa Dua Convention Center, Bali, Jumat (12/10). Pada kesempatan itu, presiden mengucapkan terima kasih atas bantuan dari negara tetangga kepada korban gempa di NTB dan Sulawesi Tengah.

“Atas nama masyarakat Indonesia, saya menyampaikan terima kasih atas perhatian, dukungan dan bantuan dari saudara-saudara kira dari seluruh penjuru dunia untuk masyarakat NTB dan Sulawesi Tengah yg menjadu korban gempa dan tsunami. Hal ini menunjukkan persaudadaan kira sangat erar, persaudara untuk kemanusiaa  dan persaudaraan untuk menyelesaikan masalah bersama kita,” kata Presiden Joko Widodo.

Selain itu, presiden juga menyinggung soal krisis yang melanda berbagai negara di dunia. Menurutnya, berkat kebijakan moneter dan fiskal yang tepat, akhirnya krisis global bisa dilewati dengan sangat baik.

“Sepuluh tahun yang lalu,  kita mengalami Krisis Finansial Global. Berkat langkah-langkah kebijakan moneter dan fiskal yang luar biasa, yang membutuhkan keberanian politik yang besa. Saudara-saudara para pembuat kebijakan telah menyelamatkan dunia dari depresi global yang pada waktu itu sudah di depan mata. Untuk itu, kami menyampaikan selamat atas kesuksesan Saudara-saudara dalam mengatasi Krisis Finansial Global tahun 2008,” katanya.

Presiden melanjutkan bahwa semua pihak harus tetap waspada meski krisis global telah terlewati. Masih banyak tantangan di depan mata bagi negara berkembang yang perekonomiannya tengah tumbuh.

“Setelah 10 tahun berlalu, kita tetap harus waspada terhadap meningkatnya resiko dan kesiap-siagaan kita dalam mengalami ketidak-pastian global. Seperti yang disampaikan Nyonya Lagarde terdapat banyak masalah yang membayangi perekonomian dunia. Amerika Serikat menikmati pertumbuhan yang pesat, namun di banyak negara terdapat pertumbuhan yang lemah atau tidak stabil. Perang Dagang semakin marak dan inovasi teknologi mengakibatkan banyak industri terguncang. Negara-negara yang tengah tumbuh juga sedang mengalami tekanan pasar yang besar. Dengan banyaknya masalah perekonomian dunia, sudah cukup bagi kita untuk mengatakan bahwa: Winter is Coming,” kata presiden. (IY)

Share :
You might also like