Berbagai Fakta Mulai Terkuak Terhadap Kecelakaan PK-LQP

Jakarta, airmagz.com – Terkait kejadian kecelakaan pesawat Boeing 737 Max 8 registrasi PK-LQP diperairan Karawang 29 Oktober 2018 lalu, KNKT dibantu berbagai pihak masih berupaya dalam mengumpulkan dan mencari penyebab kecelakaan tersebut.

Saat ini KNKT telah berhasil identifikasi mesin kiri pesawat, main landing gelar kanan, bagian ekor pesawat, bagian badan pesawat pada section 43, 44, 46 dan 48, Cockpit Oxygen Bottle, pintu penumpang depan kiri, dan ujung sayap pesawat.

Menurut data dari FDR (Flight Data Recorder) menunjukkan adanya kerusakan penunjuk kecepatan (Air Speed Indicator) pada penerbangan terakhir.

Pada penerbangan Bali ke Jakarta pada pesawat tercatat adanya perbedaan Angle of Attack (AOA) Indicator. AOA merupakan Indicator penunjuk sikap (Attitude) pesawat terhadap arah aliran udara.

Namun AOA sensor telah diganti di Bali pada tanggal 28 Oktober 2018 setelah pilot melaporkan adanya kerusakan penunjuk kecepatan.

Pada penerbangan dari Bali menuju Jakarta muncul perbedaan penunjukkan AOA dimana AOA sebelah kiri berbeda 20 derajat dibanding yang kiri. Pilot melakukan beberapa prosedur dan berhasil mengatasi masalah hingga pesawat mendarat di Jakarta.

Menurut KNKT, dengan data ini pihaknya segera lakukan rekomendasi kepada Boeing untuk disampaikan kepada Airline di seluruh dunia jika mengatasi situasi yang serupa. (RDN)

Share :
You might also like