Terdampar, Penumpang Air France Butuh 3 Pesawat dan 3 Hari Untuk Pulang

Jakarta, airmagz.com – Saat para penumpang naik pesawat maskapai Air France dari Paris Sabtu (10/11/2018), mereka dijadwalkan bakal sampai di Shanghai Minggu (11/11/2018). Namun, alih-alih sampai di tujuan, para penumpang penerbangan AF116 itu malah terdampar di kota terpencil Siberia dengan suhu minus 20 derajat Celcius.

CNN memberitakan Rabu (14/11/2018), pesawat Boeing 777-300ER yang membawa 280 penumpang itu harus mendarat di Irkutsk karena masalah teknis. Media lokal Sputnik memberitakan, pesawat harus mendarat darurat setelah asap dilaporkan terdeteksi di kabin.

Adapun semua penumpangnya tak mengalami luka. Setelah menyadari perbaikan tak bisa dilaksanakan tepat waktu, Air France memutuskan mengerahkan pesawat lain untuk menjemput penumpang di Irkutsk. Namun, pesawat Boeing 777 kedua itu ternyata juga mengalami kerusakan sesampainya di Irkutsk yang membuat Air France menerbangkan pesawat ketiga. Total, para penumpang Air France itu mendekam di Irkutsk selama tiga hari, dan dibutuhkan tiga pesawat sebelum mereka pulang ke Shanghai.

Salah seorang penumpang menumpahkan kekesalannya di Weibo dengan mengatakan mereka harus berdiam di hotel tanpa bisa memperoleh barang bawaan mereka maupun paspor.

“Saya ingin bertanya. Apakah Air France tak pernah melakukan perawatan rutin? Mengapa terjadi masalah teknis begitu banyak?” keluh penumpang tersebut.

Dilaporkan dari tiga pesawat yang diterbangkan, dua di antaranya sudah bertugas selama 14 tahun. Sementara satu unit lain bergabung satu dekade silam. Dalam keterangan resminya, maskapai yang bermarkas di Bandara Charles de Gaulle itu menyampaikan permintaan maaf kepada penumpang. Mereka menyatakan keselamatan menjadi prioritas utama, dan berujar bakal menghubungi para penumpang itu untuk memberi kompensasi yang sesuai. (IMN/Kompas.com)

Share :
You might also like