​​​Gebyar Budaya Indonesia-Thailand Mengupas Ragam Budaya Dua Negara

Jakarta, airmagz.com – Infinity Creative menggelar seminar Gebyar Budaya Indonesia-Thailand dengan tema Discovering Indonesia-Thailand di Universitas Mercu Buana, Sabtu (1/12). Selain memperkenalkan pariwisata dan kebudayaan kedua negara, acara ini sekaligus mempererat hubungan antara kedua negara.

Foto : Airmagz

Hadir sebagai pembicara pada acara tersebut yakni Mrs. Busakorn Prommanot selaku Director Tourism Authority of Thailand, Atase RI untuk Thailand, Kombes Pol Priyo Waseso, dan Traveler Komunitas Indonesia-Thailand, Leonardus Doni Palova.

Doni Palova berbagi cerita di sesi talkshow tentang pengalamannya ketika berwisata di Thailand. Ia menuturkan bahwa kedua negara memiliki banyak persamaan meski berbeda secara bahasa dan budaya.

“Pertama Thailand hampir sama dengan Indonesia, khususnya Jakarta. Kedua, makanannya enak. Di sana banyak tempat yang menarik untuk dikunjungi,” kata doni.

Ia memberi saran kepada para peserta seminar yang ingin berwisata ke Thailand agar tak perlu khawatir karena kendala bahasa. Menurutnya transportasi dan tempat publik di negeri Gajah Putih sudah dilengkapi dengan informasi bagi wisatawan.

Mrs. Busakorn mengamini apa yang disampaikan oleh Doni Palova. Pemerintah Thailand sudah meluncurkan sebuah aplikasi bagi wisatawan dan tersedia bahasa Indonesia.

Selain aplikasi, pemerintah Thailand juga fokus pada wisata halal bagi traveler muslim. Jadi, wisatawan tidak kesulitan dalam mencari hotel, restoran halal, dan tempat beribadah.

“Muslim merupakan komunitas penting di Thailand. Begitu juga dengan muslim traveler. Kami konsentrasi denga makanan halal, meski tidak banyak tapi tersedia. Kami membuat aplikasi bagi muslim traveler. Jadi, akan memudahkan dalam mencari hotel, makanan, dan informasi lainnya. Tersedia juga bahasa indonesia,” papar Mrs. Busakorn.

Priyo Waseso menyampaikan bahwa Thailand salah satu negara menaruh perhatian besar bagi muslim traveler. Meski mayoritas penduduk di sana memeluk agama Buddha.

“Thailand ini unik. Meski 90 persen budha, tapi juga disediakan tempat solat. Mereka concern pada hal itu. Kita juga membuat halal festival tiap tahun bekerja sama dengan pemerintah Thailand. Harapan kita untuk memudahkan wisatawan dari Indonesia yang pergi ke Thailand. Mereka juga bisa menanyakan ke kedutaan jika mencari hotel dan restoran halal,” ungkap Priyo Waseso.

Ia melanjutkan bahwa di Thailand juga terdapat Halal Institute. Uniknya, lembaga tersebut diketuai oleh orang yang memiliki garis keturunan dengan ulama besar Indonesia, KH Ahmad Dahlan.

Terakhir, Priyo Waseso menghimbau kepada peserta yang ingin berwisata ke luar negeri, agar memperhatikan keamanan dan menyimpan dokumen yang dibawa dengan baik.

“Kalau ke Thailand dan negara lain, Kementerian Luar Negeri sudah kerja sama dengan operator. Jadi ketika kita datang akan dapat sms dari kedutaan berisi nomor penting yang bisa dihubungi. Jadi, tolong disimpan sms itu,” himbaunya.

Acara berlangsung menarik dan meriah. Terdapat performance dari salah satu finalis KDI, Denias yang juga merupakan lulusan UMB. Ketika memasuki sesi talkshow, terdapat beberapa peserta seminar yang memperlihatkan kemampuan dalam berbahasa Thailand.

Selain talkshow, terdapat juga fashionshow yang diikuti banyak peserta. Mereka tampil mengenakan busana tradisional Thailand dan Indonesia. (IY)

Share :
You might also like