Airport Solutions Indonesia 2018 Resmi Dibuka

Jakarta, airmagz.com – Airport Solutions Indonesia 2018 resmi dibuka pada Rabu, (5/12) di Jakarta  Convention Center. Selain pameran, terdapat seminar yang berlangsung pada event tersebut.

Foto : Airmagz

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi hadir pada acara pembukaan Airport Solutions Indonesia 2018. Ia didampingi oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana Banguningsih Pramesti.

Dalam sambutannya, Menhub menuturkan bahwa sektor transportasi udara di Indonesia berkembang cukup pesat. Ia berharap muncul inovasi baru yang dihasilkan dari seminar dan pameran Airport Solutions Indonesia 2018.

“Forum ini bisa menjadi wadah dan memberikan inovasi dalam dunia penerbangan di Indonesia,” kata Menhub.

M. Iksan Tatang, Ketua Eksekutif, Ikatan Ahli Bandara Indonesia (IABI), mengungkapkan bahwa sektor aviasi Asia Tenggara, khususnya Indonesia, merupakan salah satu sektor yang mendapat sorotan dunia.

“Sektor aviasi Asia Tenggara jadi bahan diskusi di dunia. Data IATA perjalanan dari dan ke Asia Pasifik tumbuh mencapai 2,1 miliar pada 2036. Pembangunan airport mempercepat pertumbuhan ekonomi dan jadi jalan bagi pariwisata di Indonesia,” ujar Iksan Tatang.

Terdapat beberapa paviliun yang turut meramaikan pameran Airport Solutions Indonesia 2018. Seperti British Pavilion, di mana peserta pameran dari Inggris, di antaranya Roadgrip, Zaha Hadid Architects, dan Cortec, bersama dengan Kedutaan Inggris.

Ada juga contoh kabin merokok yang dipasang penuh, dipamerkan oleh Smoke Solution. Salah satu penyedia kabin merokok terbesar, ruang merokok, dan peralatan pemurni udara lainnya di seluruh dunia.

Beberapa fokus bahasan pada seminar di antaranya tentang  konektivitas bandara yang kompetitif, memajukan manajemen lalu lintas udara, keamanan bandara, pengembangan dan perluasan bandara, dan bandar udara 4.0.

IATA telah melaporkan bahwa industri bandara Indonesia diharapkan menjadi pasar terbesar keenam untuk perjalanan udara pada tahun 2034 dengan lebih dari 270 juta penumpang diperkirakan akan terbang ke, dari, dan di dalam negeri.

Proyek-proyek ekspansi besar sedang berlangsung di Indonesia dan di seluruh wilayah untuk memenuhi permintaan peningkatan kapasitas ini. Agenda konferensi akan mencakup beberapa studi kasus, termasuk Aerocity Bandara Internasional Kertajati, PT Angkasa Pura I (Persero) dan Bandara Internasional Beijing Daxing.

Sebagai informasi, Airport Solutions Indonesia 2018 akan berlangsung pada 5-6 Desember 2018. (IY)

Share :
You might also like