ITPI: Masyarakat Tak Perlu Khawatir Naik Pesawat

Jakarta, airmagz.com – Ikatan Teknisi Pesawat Udara Indonesia (ITPI) menghimbau kepada masyarakat untuk tidak takut menggunakan transportasi udara. Hal itu disampaikan menyusul kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 pada akhir Oktober 2018.

ITPI bersama Ikatan Pilot Indonesia (IPI) menggelar konferensi pers di Graha Dirgantara, Jakarta Timur, Kamis (13/12). Ketua Divisi Operasi ITPI, Budi Arianto, mengucapkan belasungkawa kepada para korban kecelakaan pesawat.

“ITPI menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah, TNI-Polri, Basarnas, BPPT, KNKT, dan direktorat perhubungan udara Kemenhub, yang bekerja tidak kenal lelah sehingga black box ditemukan dalam waktu yang relatif lebih cepat. Dan berharap KNKT segera mengungkap penyebab kecelakaan tersebut,” tutur Budi Arianto.

Ia sangat menyayangkan beredarnya Technical Log Book pesawat Lion Air JT 610 tidak lama pasca kecelakaan. Menurut Budi, Technical Log Book merupakan dokumen yang bersifat rahasia bagi maskapai.

“Terlebih lagi dokumen tersebut beredar sebelum di tulis “Corrective Action”,” tambahnya.

Dalam pelaksaan perawatan atau perbaikan pesawat, Budi menjelaskan bahwa para teknisi bekerja berdasarkan MPD (Maintenance Planning Documents). Sebuah dokumen yang dikeluarkan oleh pabrik dan menjadi referensi bagi Maintenance Planning Engineer Department yang harus ada di setiap maskapai untuk menerbitkan Operator Maintenance Program (OMP).

“Profesi kami sebagai teknisi juga tidak berbeda dengan teman-teman penerbang yang selalu harus update untuk menjaga kualitas dari sisi pengetahuan dan sikap dengan harus selalu secara periodik melakukan recurrent training (pengkinian) sebagai persyaratan perpanjangan license,” ujarnya.

Budi juga mengatakan bahwa penerbang dan teknisi sangatlah bersinergi dan merupakan team work yang selalu mengedepankan safety. Semua pekerjaan dilaksanakan selalu menggunakan check list walaupun sudah sangat hafal di luar kepala.

“Dari apa yang kami sampaikan di atas maka dapat kami sampaikan kepada seluruh Masyarakat Indonesia bahwa tranportasi udara masih yang ter-aman di dunia. Semoga dengan pernyataan kami tidak mengurangi kepercayaan masyarakat untuk tetap menggunakan transportasi udara,” himbau Budi. (IY)

Share :
You might also like