The Garden Syariah Hotel & Restaurat, Penginapan Serasa ‘Rumah Nenek’

Jakarta, airmagz.com – Musim libur hampir tiba. Banyak keluarga di berbagai kota besar, Jakarta misalnya, berbondong-bondong menyerang kawasan wisata pegunungan; salah satunya puncak. Namun, kemacetan parah yang kerap terjadi di wilayah puncak, membuat sebagian wisatawan domestik maupun mancanegara putar otak untuk menentukan penginapan yang tepat. Tepat lokasinya dan tepat juga suasana serta fasilitas yang ditawarkan.

Tak bisa dipungkiri, sebagai negara tropis, wisatawan yang berkunjung ke puncak mayoritas mencari suasana asri dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan. Melihat potensi tersebut, tak jarang, banyak pebisnis jasa penginapan atau resort yang mengklaim menawarkan hal-hal tersebut. Bahkan, ada yang mengkalaim penginapan yang ditawarkannya sebagai “The Second Home.” Padahal, faktanya tak seperti itu.

Akan tetapi, tawaran semu penginapan asri dan menenangkan tidak terjadi pada The Garden Syariah Hotel & Restaurant yang sebelumnya bernama The Garden Family Guest House. Bahkan, klaim penginapan asri yang sangat recomended bukan datang dari pengelola.

“Tempat ini memang asri, itu juga alasan kenapa  awalnya kami beri nama The Garden Family Guest House. Privasi juga terjamin. Pokoknya, bagi yang ingin berlibur, wajib coba menginap di guest house ini,” kata Prihara Rifianty, salah satu pelanggan yang pernah mencicipi keasrian dari penginapan ini.

Komentar senada juga dilontarkan tamu lainnya, seperti Afifah Nuraini. “Suka banget nginap di sini. Bersih, nyaman, pemandangan oke. Recommended banget sih,” ungkapnya. Bahkan, pelanggan lainnya menganggap penginapan tersebut bak rumah sendiri. “Nyaman, serasa di rumah sendiri,” tambah Yukiez.

Menanggapi berbagai komentar positif tersebut, pihak pengelola pun berbagi cerita dibalik kesuksesan penginapannya yang terus melonjak, baik dari ulasan maupun tamu yang datang.

Foto : Airmagz

“Sejak dahulu, saya memang suka berkebun. Seperti menanam sayuran hidroponik, jamur, dan lain sebagainya. itulah mengapa akhirnya dinamakan ‘garden’ karena memang penginapan ini hijau, asri, banyak tanaman,” ujar Zakiah Ambadar, Owner The Garden Syariah Hotel & Restaurant, saat ditemui dikediamannya, yang menyatu dengan penginapan tersebut, beberapa waktu lalu.

Selanjutnya, wanita yang akrab disapa Jackie tersebut mengungkapkan, bahwa dirinya sempat ditawari oleh beberapa investor untuk mengembangkan bisnis penginapannya. Namun, ia pun enggan menerima tawaran tersebut.

“Sempat ada investor mau masuk, tapi kami tolak karena minta rumah ini dibongkar,” tambahnya.

Meskipun menolak investor masuk, Jackie tak menampik bahwa dirinya juga menginginkan penginapan yang dikelolanya kelak dapat berkembang. “Kami ingin tetap membangun segala apa yang perlu dibangun, namun, tetap mempertahankan rumah ini. Seperti prinsip orang tua saya, baiti jannati, rumahku surgaku,” pungkasnya. (AH)

Share :
You might also like