Ini Dia Jenis Pesawat Yang Bisa Deteksi Datangnya Tsunami

Jakarta, airmagz.com – Adanya tsunami tiga kali dalam setahun : Lombok, Palu, dan Selat Sunda (Banten) semakin menegaskan jika Indonesia ialah negara rawan bencana alam. Hal ini wajar, lantaran letak geografis Indonesia berada di Cincin Api Pasifik.

Cincin Api Pasifik sendiri adalah daerah yang sering mengalami gempa bumi dan letusan gunung berapi yang mengelilingi cekungan Samudra Pasifik.

Daerah ini berbentuk seperti tapal kuda dan mencakup wilayah sepanjang 40.000 km. Daerah ini juga sering disebut sebagai sabuk gempa Pasifik.

Sekitar 90% dari gempa bumi yang terjadi dan 81% dari gempa bumi terbesar terjadi di sepanjang Cincin Api ini.

Maka negara-negara yang termasuk dalam Cincin Api Pasifik harus mempunyai Mitigasi bencana yang terstruktur dengan baik.

Dikutip dari Grid.ID dan Angkasa, Selasa (25/12/2018) dengan tidak mengecilkan peran dari lembaga terkait mengenai prediksi bencana alam, alangkah perlunya menambah peralatan untuk ‘mengendus’ lebih jauh akan adanya anomali alam.

Maka jika penambahan alat tersebut dapat dilaksanakan maka mau tak mau Indonesia (sangat) butuh apa yang namanya pesawat peringatan dini atau Airborne Early Warning & Airborne Warning and Control System (AEW & AWACS).

Pesawat jenis AEW & AWACS merupakan pesawat multifungsi. Pesawat ini ibarat radar berjalan di udara yang bisa memonitor semua anomali alam.

Mulai dari gempa, tsunami, badai, kelembaban udara, hujan dan masih banyak lagi termasuk kepentingan militer. Bahkan adanya kawanan burung terbang bisa dilihat dengan jelas di radar pesawat jenis ini.

Penggunaan pesawat AEW & AWACS sudah merupakan lagu wajib bagi negara yang beresiko tinggi bencana alam macam gempa dan tsunami karena bisa melakukan pemetaan di mana bencana bakal terjadi.

Maka prediksi akan datangnya bencana bisa disampaikan lebih awal kepada kru darat yang akan diteruskan ke masyarakat. Jepang, Selandia Baru, Australia, China, dan India sudah mempunyai pesawat jenis seperti ini.

Indonesia sebenarnya Skadron Udara 5 TNI AU sudah mengoperasikan 3 buah pesawat yang identik dengan AEW & AWACS ini, yakni Boeing 737 Maritime Patrol Surveillance.

Fungsi pesawat tersebut ialah mengamati secara sistematik ruang udara, permukaan daratan, maupun perairan, lokasi, atau tempat, sekelompok manusia atau obyek-obyek lain, baik secara visual, aural, fotografis, dan elektronis.

Hasil temuan dari Boeing 737 Maritime Patrol Surveillance inilah yang bakal disampaikan kepada komando atas untuk membuat keputusan terkait keadaan yang sedang berlangsung.

Sayang, ada beberapa perangkat elektronik yang tak berfungsi optimal di Boeing pengintai TNI AU berjuluk Camar Emas ini.\

Kesimpulannya Indonesia perlu akan adanya pesawat jenis AEW & AWACS. (IMN/Tribunnews.com)

Share :
You might also like