Soal Nama NYIA, Ini Kata Sultan Hamengku Buwono X

Jakarta, airmagz.com – Gubernur DIY, Sultan Hamengku Buwono X menghendaki bandara baru di Temon, Kulon Progo, nantinya tetap bernama New Yogyakarta International Airport atau disingkat NYIA.

Nama itu menurutnya lebih baik ketimbang opsi lain yang diiringi pro kontra di tengah masyarakat. Hal itu diungkapkannya ketika meninjau progres pembangunan NYIA, Selasa (8/1).

Sultan menyebut bandara itu tidak perlu identitas lain, semisal mengambil nama pahlawan nasional. Apalagi, jika pemakaian nama itu berpotensi memunculkan adanya pro-kontra di tengah masyarakat.
.
“Namanya ya NYIA itu saja. Enggak ada (yang lain). Daripada nanti ada yang setuju dan ngga setuju,” kata Sultan seperti dikutip Tribun Jogja.

Penggunaan nama NYIA ketimbang lainnya menurut Raja Kasultanan Yogyakarta itu dengan pertimbangan bahwa singkatan nama itu akan muncul dalam daftar kode bandara yang dianut secara internasional seperti halnya tertera dalam boarding pass.

Baca juga: Maskapai Luar Negeri Bidik Rute Menuju Bandara NYIA

Maka itu, kode yang didaftarkan untuk bandara baru ini harus baru dan belum terpakai di daerah atau negara lain.

“NYIA kan jelas belum dipakai. Nanti nyebutnya kan juga bukan NYIA, tetap Jogja. Bandara JF Kennedy juga tetap menyebutnya New York Airport,” tambah Sultan.

Meskipun waktu tersisa terbilang pendek, Sultan tak ingin ada hasil pembangunan yang tak optimal dengan alasan tergesa-gesa.

“Tetap profesional saja dan tidak ada alasan tergesa-gesa. Presiden rencananya juga akan meninjau proyek ini pada Januari atau Februari,” ujarnya.

Ia didampingi oleh Direktur PT Angkasa Pura I Faik Fahmi, Komisaris AP I Ali Mochtar Ngabalin, Direktur Teknik AP I Lukman F Laisa, Sekretaris DIY Gatot Saptadi, Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo, dan jajaran pejabat lainnya. (IY)

Share :
You might also like