Pengelola Bandara Diminta Kawal Tarif Bagasi

Jakarta, airmagz.com – Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, meminta seluruh pengelola bandara, baik yang dikelola pemerintah yakni Unit Penyelenggara Bandar Udara, maupun Badan Usaha Milik Negara atau BUMN (PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II), untuk mengawal pemberlakuan tarif bagasi oleh maskapai PT Lion Mentari Airlines dan PT Wings Abadi Airlines.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Polana B Pramesti dalam keterangan tertulis menyampaikan kepada PT Lion Mentari Airlines dan PT Wings Abadi Airlines untuk memberikan sosialisasi kepada pengguna jasa angkutan udara selama 14 hari atau dua minggu sejak perubahan Standard Operating Procedure (SOP) tersebut berlaku.

“Saya sudah perintahkan kepada manajemen PT Lion Mentari Airlines dan PT Wings Abadi Airlines, agar sebelum Perubahan SOP Pelayanan Penumpang Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri diberlakukan, agar mensosialisasikan terlebih dahulu kepada pengguna jasa angkutan udara. Sehingga, hal ini tidak memberatkan atau menimbulkan kegaduhan pada masyarakat,” ujar Polana dalam keterangan tertulisnya.

Polana menjelasakan berdasarkan hasil laporan dari Otoritas Bandar Udara dan beberapa Unit Penyelenggara Bandar Udara, bahwa kondisi di beberapa bandar udara sampai saat ini masih berjalan normal dan lancar. Dengan kata lain, belum ada laporan atau temuan penumpang yang membeli bagasi berbayar.

“Laporan sementara dari pengelola bandar udara bahwa belum ada penemuan penumpang yang membeli bagasi berbayar, kondisi aman dan lancar. Saya tetap meminta kepada semua pihak untuk terus mensosialisasikan aturan baru ini baik lewat banner, spanduk ataupun memberikan informasi melalui situs dan media sosial,” ucap Polanda.

Salah satu langkah yang dilakukan oleh Otoritas Bandar Udara untuk memastikan kondisi tetap aman dan lancar, yaitu dengan menempatkan personel pengamanan maskapai di area check in counter. Polana berharap, dengan adanya aturan baru yang diterapkan oleh PT Lion Mentari Airlines dan PT Wings Abadi Airlines, kegiatan angkutan udara tetap memprioritaskan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.

Adapun aturan soal Bagasi Tercatat, diatur dalam Pasal 22, Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 185 Tahun 2015 Tentang Standar Pelayanan Penumpang Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

Disebutkan, setiap maskapai dalam menentukan standar pelayanan memperhatikan kelompok pelayanan yang diterapkan masing-masing maskapai, termasuk kebijakan bagasi tercatat. Pelayanan maskapai penerbangan terkait penanganan bagasi tercatat disesuaikan dengan kelompok pelayanannya.

“Sebagaimana diketahui bahwa Lion Air dan Wings Air termasuk dalam kategori pelayanan no frills atau pelayanan dengan standar minimum, sehingga sesuai dengan PM 185 Tahun 2015 maskapai tersebut dapat untuk menerapkan peraturan bagasi berbayar,” kata Polanda.

Share :
You might also like