Cegat Pesawat Ethiopian Airlines, Panglima TNI : Jangan Anggap Remeh

Jakarta, airmagz.com – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengemukakan pencegatan atau penurunan paksa pesawat Ethiopian Cargo pada Senin (14/1) lalu sebagai bagian dari unjuk kekuatan Indonesia. Jangan sampai bangsa ini dianggap lemah oleh luar.

“Saya tidak mau mereka masuk wilayah Indonesia tanpa memiliki dokumen lengkap. Lalu kemudian ada anggapan ‘ah masuk saja ‎Indonesia, paling radarnya tidak bisa mendeteksi kita’,” kata Hadi dalam Rapat Pimpinan (Rapim) di Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta, Rabu (16/1).

Baca JugaMasuk Wilayah RI, Pesawat Kargo Ethiopian Airlines Dipaksa Mendarat

Dia menegaskan tidak ingin kekuatan bangsa ini dianggap remeh. Jangan mengira siapa saja bisa masuk wilayah Indonesia dan tidak dikejar.

“Ada anggapan lainnya seandainya radar bisa mendeteksi, paling tidak bisa mengintercept atau mengejar karena tidak punya pesawat yang cukup cepat untuk mengejar. Saya tidak ingin mereka beranggapan, seandainya bisa mendeteksi kita dan bisa ngejar, ah paling cuma dikirim surat diplomasi,” tegas Hadi.

Dia berjanji akan menangkap setiap pesawat yang masuk wilayah Indonesia tanpa izin. TNI AU akan meningkatkan patroli untuk mengejar pesawat-pesawat tanpa izin.

Baca JugaIni Alasan Pesawat Kargo Ethiopian Airlines Melintas di Langit Indonesia

“Saya tidak ingin negara masuk ke wilayah kita dengan bebas tanpa dilengkapi dokumen resmi,” tegas Hadi.

Sebelumnya, pesawat bertipe Boeing 777 bermuatan mesin Rolls Royce dengan tujuan Hong Kong diturunkan paksa di Bandara Hang Nadim, Batam. Pesawat itu tidak memiliki dokumen penerbangan yang lengkap ketika melintas di wilayah udara Indonesia‎. (IMN/Beritasatu.com)

Share :
You might also like