Gudang-Gudang Yoga, Tawarkan ‘One Stop Shopping’

Saat ini yoga sudah sangat populer di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Selain dikenal sebagai olahraga meditasi untuk mengurangsi stres, yoga juga dipercaya bermanfaat bagi kesehatan fisik, misalnya bisa mengecilkan bentuk perut dan menjadikan tubuh langsing ideal. Bahkan banyak pula orang yang percaya bahwa yoga juga bisa bermafaat bagi kecantikan, misalnya membantu mengembalikan keremajaan kulit.

Seiring dengan tingginya peminat yoga, komunitas yoga pun kian menjamur. Wadah untuk melakukan olahraga ini pun tersedia banyak dengan pilihan tempat dan bentuk yang bervariasi. Di Jakarta sendiri, orang-orang dengan mudah bisa menemukan studio-studio yang menawarkan yoga. Dan salah satu nama studio yoga yang cukup terkenal adalah Gudang-Gudang Yoga.

Foto : Dok. gudang Yoga

Terletak di Kemang Timur Raya, Jakarta Selatan, studio Gudang-Gudang Yoga bisa dibilang tampil agak berbeda dibanding studio-studio yoga pada umumnya. Dilihat dari tampilannya, studio yang berdiri di atas lahan seluas 1.000 meter persegi ini menawarkan konsep tropical dan industrial.

Nuansa tropical terlihat dari banyaknya area outdoor, sedangkan nuansa industrial terasa pada penggunaan material beton tanpa finishing. Tak cuma itu, bahkan ruangan bagian depan studio digunakan sebagai galeri lukisan dan foto-foto artistik.

Menurut Mona Tjahja (CEO dan founder Gudang-Gudang Yoga), studio ini awalnya merupakan sebuah galeri bernama Gudang Gambar. Di tahun 2008, ia dan beberapa teman yang memiliki hobi dan minat yang sama pada yoga akhirnya membentuk sebuah komunitas bernama Yoga Holic dan menempati sebuah galeri bernama Gudang Gambar.

“Kebetulan kami semua belajar dari satu guru yoga. Ditambah lagi, kami termasuk dalam golongan yogaholic karena tidak berhenti memikirkan tentang yoga. Dari sana akhirnya kami sepakat membentuk sebuah kelas privat di sebuah rumah yang ada joglonya di daerah Jalan Antasari. Kemudian di tahun 2012, kami pindah ke rumah ini,” tutur Mona kepada Airmagz, beberapa waktu lalu.

Mona melanjutkan, tempat yang kini menjadi studio yoga ini awalnya hanya digunakan untuk kegiatan workshop atau semacam sekolah yoga. “Waktu itu anggota kami sudah mencapai 45 orang. Lalu atas saran adik saya yang memiliki studio, kami lalu membangun sebuah tempat yoga yang merupakan perpaduan antara kegiatan yoga dan galeri,” tutur Mona.

Lalu di tahun 2014, kata Mona, atas inisiatif bersama, tempat yoga yang ada di Kemang ini akhirnya dinamakan Gudang-Gudang Yoga. Jadi tujuan kami memang memberikan alternatif kepada orang-orang yang menginginkan suasana berbeda dalam beryoga,” ungkapnya.

Sementara menurut Irma Judanagara (CEO Gudang-Gudang Yoga), embrio lahirnya komunitas ini berasal dari gabungan antara keindahan atau seni dengan yoga. Sebab, bagi dirinya, yoga sendiri adalah sebuah seni.

Bahkan, selain digabungkan dengan seni, kata Irma, dewasa ini orang-orang pun sudah menggabungkan yoga dengan bermacam-macam gerakan, misalnya dengan taichi, tarian, martial art, dan lain-lain.

Irma melihat, orang-orang memadukan gerakan-gerakan bela diri dengan yoga untuk mendapatkan benefit yang berlebih, terutama untuk prestasi. Ia pun mengaku sering mendengar beberapa master bela diri jiu jitsu yang menyarankan murid-muridnya untuk mengikuti kelas-kelas yoga agar kelenturan tubuhnya lebih terjaga dan lebih luwes dalam melakukan gerakan-gerakan.

“Antara lain supaya nantinya mereka tidak mudah terkunci oleh lawannya. Jadi jangan heran kalau mulai sekarang banyak laki-laki berbadan besar mulai menggeluti yoga,” tuturnya.

Meski demikian, Irma menegaskan bahwa Gudang-Gudang Yoga hanya fokus ke gerakan-gerakan yang benar-benar dibutuhkan para membernya untuk kegiatan sehari-hari, misalnya untuk fleksibilitas, strenght, stamina, dan lain-lain yang di dalamnya ada komponen untuk ketenangan jiwa.

Area Outdoor dan Venue Berbagai Acara

Gudang Gudang Yoga memiliki beberapa area yang sebagian besar merupakan area terbuka. Di daerah belakang studio, misalnya, ada sebuah bangunan berupa rumah joglo yang berdiri tegap di atas tanah yang permukaannya lebih tinggi. Menurut Aden, Head Marketing and Operational Gudang-Gudang Yoga, bangunan berupa joglo yang berdinding-dinding kaca itu digunakan untuk yoga kelas khusus dan digunakan pada saat-saat tertentu saja.

Ada pula ruang yoga outdoor yang terletak di bagian rooftop. Menurut Aden, area itu biasanya digunakan untuk event-event rutin, termasuk untuk acara-acara pesta semacam gathering, private party, dan lain-lainnya.

Selain itu, lantaran memiliki ruangan-ruangan besar, Mona menjelaskan bahwa Gudang-Gudang Yoga juga menawarkan jasa penyewaan tempat untuk siapa saja yang ingin menggelar berbagai acara, mulai dari workshop, private party, special gathering, office gathering, hingga launching product. “Untuk equipment-nya, kami yang menyediakan, misalnya light system, speaker, hingga peralatan lainnya,” ujar Mona.

Tak berhenti di situ, bahkan Gudang-Gudang Yoga nantinya juga akan memiliki sebuah restoran. Dan konsep makanan yang akan disajikan pun, kata Mona, tetap akan diperhatikan serta disesuaikan dengan kebutuhan para member yoga.

“Dengan demikian, olah raganya ada, venue untuk berbagai acara ada, restoran ada, dan berbagai peralatan untuk pesta juga ada. Jadi bisa dibilang, kami menerapkan konsep One Stop Shopping,” tutur Mona.

Didukung Nama-Nama Terkenal

Dalam urusan pelatih atau instruktur yoga, Gudang-Gudang Yoga memiliki sekitar 14 nama guru tetap. Selain Mona, Rima, dan artis Anjasmara, ada pula nama Wanda Hamidah, Deera Dewi, Arif Sentosa, Fiska Safitri, Rina Almanda, Rere Soraya, dan Rudolf Parma. Masing-masing dari mereka menguasai spesialisasi kelas yoga, seperti Wake Up Yoga, Vinyasa, Yoga Wall, dan banyak lagi.

“Kami juga menyuplai guru yoga ke perusahaan-perusahaan yang membutuhkan aktivitas yoga. Kebanyakan lulusan dari sini rata-rata memang mengajar di berbagai tempat yoga di Jakarta,” ungkap Mona.

Dan setiap sebulan sekali, biasanya Gudang-Gudang Yoga mengundang guru yoga dari luar, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, untuk membawa sesuatu yang baru. Sederet nama yang pernah didatangkan adalah Rocky Heron, Yiannis Mukta Om, dan Carlos Pomeda.

Untuk menjadi member di Gudang-Gudang Yoga, kata Mona, caranya sangat sederhana. Calon member cukup datang ke bagian receptionist, lalu nantinya akan diberi penjelasan dengan detail. “Untuk member yang baru datang dan ingin mendaftar, biasanya kami meminta data diri untuk dimasukkan ke dalam formulir pendaftaran,” tuturnya.

Untuk membership, Gudang-Gudang Yoga memiliki beberapa beberapa paket. Ada paket satu bulan, tiga bulan, enam bulan, dan satu tahun dengan sistem unlimited. Untuk yoga bulanan sistem unlimited, normalnya Rp 1,5 juta. Dengan paket ini, setiap member bisa sebebas-bebasnya mengikuti yoga. Ada pula paket untuk private company yang biasanya disediakan dalam 10 paks (10 kali datang) dengan harga 1,5 juta.

Share :