Bajak Pesawat Bangladesh, Pelaku Ditembak Mati Pasukan Khusus

Jakarta, airmagz.com – Tim komando Bangladesh mengamankan sebuah pesawat penumpang rute penerbangan Dhaka- Dubai pada Minggu (24/2/2019) atas dugaan pembajakan. Seorang pria berusia 20-an tahun yang diduga sebagai pembajak ditembak mati oleh pasukan khusus.

Pesawat Boeing 737-800 milik maskapai Biman Bangladesh Airlines nomor penerbangan BG147 berhasil mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Shah Amanat di Chittagong.

Laporan kantor berita AFP menyebutkan, sebanyak 134 penumpang dan 14 kru berada di pesawat, dan dapat diselamatkan tanpa menderita cedera. Meski demikian, terduga pembajak yang diidentifikasi bernama Mahadi, berkewarganegaraan Bangladesh, terluka dan ditembak mati sesaat setelah ditangkap.

“Tim komando meminta pembajak untu menyerah, namun dia menolaknya dengan menyerang dan ditembak,” demikian pernyataan juru bicara militer Motiur Rahman.

“Kemudian, kami mengetahui dia telah mati. Kami menemukan sebuah pistol pada tubuhnya dan tidak ada lagi selain itu,” imbuhnya.

Bandara ditutup oleh militer dan polisi elite untuk mengevakuasi lebih banyak penumpang. “Dalam 10 menit setelah pesawat terbang dari Dhaka, dia menembak dua kali,” ujar seorang penumpang.

Wakil Kepala Pasukan Marshall, Mofid, membuat Mahadi sibuk dengan ponselnya sementara unit pasukan khusus bersiap untuk melakukan serangan dramatis. “Dia meminta berbicara dengan Perdana Menteri kami,” ucapnya.

“Dia mengklaim punya sebuah pistol, namun saat itu kami belum yakin apakah itu senjata sungguhan atau palsu,” tuturnya.

Seorang anggota kru pesawat mengaku melihat pria tersebut membawa benda seperti bom. “Dia bilang, ‘Saya akan membajak pesawat ini… Jika kalian tidak membuka kokpit, saya akan meledakkan pesawat’,” ucapnya menirukan perkataan Mahadi. Pembajak disebut juga sempat menahan seorang pramugara sebagai tawanan.

Operasi 10 menit

Operasi melumpuhkan terduga pembajak dilakukan kurang dari 10 menit, sebelum akhirnya pesawat diperiksa dan dinyatakan layak untuk terbang lagi. Kepala penerbangan sipil setempat Nayeem Hasan menyatakan, terduga mengklaim memiliki sebuah bom selama berada dalam penerbangan itu.

“Dari perbicaraan dan dialog dengannya, dia nampak secara psikologis gila,” ujar Hasan. Juru bicara militer Abdullah Ibne Zaid mengatakan, bandara berada di dalam kendali penuh oleh Angkatan Darat Bangladesh. ”

Pasukan khusus militer melakukan operasi dan pria bersenjata telah dilumpuhkan. Sementara itu, investigasi akan terus dilakukan termasuk menyelidiki bagaimana pria itu lolos dari pengamanan bandara dengan membawa senjata. (IMN/Kompas.com)

Share :
You might also like