Terlilit Utang Listrik Counter Sriwijaya di Bandara Soetta Dipadamkan

Jakarta, airmagz.com – Counter maskapai penerbangan Sriwijaya Air tidak teraliri listrik di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. Diduga pemdaman listrik counter Sriwijaya Air diakibatkan utang yang menumpuk.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Sriwijaya Air, Joseph Saul. Pemutusan listrik di counter check in hanya terjadi di counter Sriwijaya Air saja. Kejadian ini, diduga terjadi mulai pukul 18.45 WIB, Rabu (27/3).

“listrik khusus untuk check in tiba-tiba dimatikan dan tentunya pelayanan kepada penumpang sangat terhambat,” katanya.

Pihaknya terpaksa melakukan proses check in secara manual. Bahkan, timbangan bagasi juga dilakukan secara manual.

Josep menduga, kejadian ini karena masalah utang dengan AP II serta utang dengan Garuda Indonesia Grup dan Pertamina. Dari beberapa sumber dikatakan Sriwijaya Air memiliki sejumlah utang kepada AP II yakni sekitar Rp 38 miliar.

Joseph mengaku, saat ini Sriwijaya Air tengah kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan utang perseroan. Terlebih, dengan rencana pemerintah akan menurunkan harga tiket, tentu akan menambah sulit pemasukan.

“Saat ini kami sedang berusaha memperbaiki Keuangan Sriwijaya Air Group,” ungkapnya.

Ia berharap, Garuda Indonesia memberikan dukungan. Terlebih Sriwijaya Air kini masuk ke dalam Garuda Indonesia Grup.

Mendengar kejadian listrik padam di counter Sriwijaya Air, Senior Manager of Branch Communication & Legal Bandara Soetta PT Angkasa Pura II (Persero) Febri Toga Simatupang mengaku kaget dan heran. Ia akan menanyakan hal itu lebih lanjut ke bagian keuangan. (CNR)

Share :
You might also like