Sektor Pariwisata Akan Menjadi Penyumbang Devisa Terbesar

Jakarta, airmagz.com – Pesatnya perkembangan pariwisata Indonesia diyakini akan menjadi penyumbang devisa terbesar untuk negara. Hal itu menjadi perhatian utama dalam dialog Nasional Ekonomi Kreatif Milenial di Era Revolusi Industri 4.0, pada Rabu (3/4) di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Menteri PPN, Bambang Brodjonegoro mengatakan saat ini sektor minyak dan gas masih menjadi penyumbang devisa terbesar. Tetapi, untuk yang akan datang diprediksi sektor pariwisatalah yang nantinya menyumbang devisa paling banyak untuk negara.

“Indonesia akan menjadi salah satu negara yang wajib dikunjungi oleh wisatawan. Dari situlah, nantinya sektor pariwisata kita maju dan menyumbang devisa yang besar menggantikan tambang dan perkebunan,” ujarnya.

Bambang menjelaskan, pada 2013 perusahaan terbesar dunia adalah minyak dan gas. Namun pada 2018, perusahaan teknologi digital mampu menggeser perusahaan di sektor tersebut.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya menegaskan Go Digital menjadi salah satu program strategis Kemenpar dalam upaya memenangkan pasar di era industri 4.0. Menurutnya, teknologi digital memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan industri pariwisata.

Adanya perubahaan perilaku pasar, diikuti pula dengan berubahnya perilakukan konsumen. “Jadi pada era digital ini kami bersaing secara kreatif, dan kita dapat dengan mudah mengenalkan wisata dalam negeri ke dunia luar,” tukasnya. (CNR)

Share :
You might also like