Festival Teluk Tomini 2019, Promosikan Pariwisata Parigi Moutong Sulteng

Jakarta, airmagz.com – Festival Teluk Tomini (FTT) 2019 segera digelar di Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, 19-22 April mendatang. Seperti biasa, acara akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan menarik. Mulai dari Pemilihan Putra Putri Bahari, Fashion Carnival, Lomba Fotografi Objek Wisata, Festival Musik Tradisional, serta Festival Kuliner dan Pameran Kerajinan Rakyat.

Foto : Dok. Pemkab Parigi Moutong

Berangkat dari berbagai kekayaan dan keunikan Sumber Daya alam yang dimiliki Kabupaten Parigi Moutong, maka pada pelaksanaan Festival Teluk Tomini Tahun 2019 kali ini mengangkat Tema : Parigi Moutong Truly Indonesiamerupakan rangkaian kesatuan kalimat yang memberikan makna, Bahwa Parigi Moutong salah satu Daerah yang berada di Indonesia yang memiliki keindahan alam yang mempesona.

Selain itu juga, tema ini memiliki spirit yang sama dan sejalan dengan branding Promosi Pariwisata Nusantara yang diusung oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia yaitu : “PESONA INDONESIA”.

Dari Tagline Kementerian ini memberikan pesan dan motivasi bagi setiap daerah di Indonesia untuk terus melakukan upaya-upaya promosi berbagai potensi yang menjadi Daya Tarik Pariwisata baik kepada wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Staf Khusus Menteri Bidang Multikultural Kemenpar Esthy Reko Astuti mengatakan, FTT adalah kegiatan rutin tahunan yang masuk Calendar of Event (CoE) Kementerian Pariwisata. Sesuai nama kegiatan, event ini digelar untuk mengeksplor Teluk Tomini agar lebih dikenal masyarakat luas. Dengan festival ini, diharapkan kunjungan wisatawan semakin meningkat, baik wisatawan lokal maupun mancanegara.

Foto : Kemenpar

“Teluk Tomini adalah aset berharga bagi sektor pariwisata Indonesia. Di sini, wisatawan bisa melakukan aktivitas snorkeling untuk menikmati keindahan bawah laut. Bagi yang suka memancing, Teluk Tomini juga memiliki spot-spot yang bagus untuk berburu strike,” ujarnya, Jumat (5/4).

Foto : Dok.Pemkab Parigi Moutong

Adapun maksud dan tujuan diadakannya Festival Teluk Tomini antara lain:

  • Mempromosikan Pariwisata Parigi Moutong melalui Event  Festival Teluk Tomini Tahun 2019
  • Membangkitkan iklim kemitraan antara Pemerintah, Stakeholder dan Masyarakat
  • Merangsang kunjungan Wisatawan Nusantara dan Wisatawan Mancanegara;
  • Menggalangkan rasa memiliki dan persaudaraan dalam Festival Pesona Teluk Tomin.
  • Mewujudkan ketahanan budaya dan memperkaya khasanah budaya di Sulawesi Tengah
  • Menjadikan Parigi Moutong sebagai destinasi wisata nusantara dan mancanegara;
  • Menggali minat dan bakat pelaku seni professional iklim dan peluang bisnis bagi UMKM dan Pengusaha
  • Sebagai ajang promosi daerah untuk program pemerintah yaitu “Pesona Indonesia

Seperti event pariwisata lain, Festival Teluk Tomini juga memiliki keistimewaan tersendiri. Biasanya, wisatawan yang datang tak hanya para pelancong lokal, tetapi ada pula turis mancanegara. Dengan kata lain, kegiatan ini juga berpotensi mendulang wisman ke Indonesia.

Foto : Dok. Pemkab Parigi Moutong

Tahun lalu, puncak Festival Teluk Tomini dimeriahkan dengan beragam acara. Antara lain pawai kostum karnaval, parade vespa, parade motor tua, lomba perahu hias, serta pentas musik yang menghadirkan artis lokal. Tahun ini, kegiatan yang dihelat kemungkinan masih sama. Hanya saja, ada hal-hal khusus yang menjadi pembeda, agar jalannya event tak terkesan monoton.

Festival Teluk Tomini masuk dalam kategori wisata bahari dan budaya. Belakangan, jenis wisata bahari sangat digandrungi karena banyak aktivitas yang bisa dilakukan. Tak hanya bersantai menikmati keindahan pantai, wisatawan juga bisa melakukan kegiatan lain sesuai dengan potensi objek wisata yang bersangkutan. Bisa diving, snorkeling, memancing, bahkan di pantai-pantai tertentu bisa digunakan untuk surfing.

“Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki banyak objek wisata pantai yang indah dan potensial. Pantai dan laut menjadi salah satu kekayaan yang bisa digarap untuk menopang sektor pariwisata Indonesia, seiring dengan meningkatnya target kunjungan wisman sebesar 20 juta sepanjang tahun 2019,” jelasnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, potensi pariwisata bahari Indonesia perlu dikembangkan lebih maksimal. Sebagai negara kepulauan, wisata bahari dinilai mampu memberi pemasukan yang cukup signifikan bagi Indonesia.

Foto : Kemenpar

“Kekayaan bahari Indonesia amat beragam. Selain pantai, 70 persen jenis koral yang hidup di dunia terdapat di Indonesia. Sayangnya, kelebihan itu belum dikelola dengan baik, sehingga tidak memberi dampak positif bagi perekonomian negara dan kesejahteraan masyarakat. Perlu terobosan yang lebih efektif untuk mendorong kemajuan wisata bahari kita,” tegasnya. (IMN/Pemkab Parigi Moutong/Merdeka.com)

Share :