Rencana Holding BUMN Penerbangan Bikin Resah Karyawan Angkasa Pura

Jakarta, airmagz.com – Rencana Menteri BUMN Rini Soemarno untuk membentuk holding BUMN Penerbangan, ternyata membuat resah serikat karyawan PT Angkasa Pura II.

Pada pekan lalu Menteri BUMN Rini Soemarno berkunjung ke Bandara Soekarno-Hatta dan menyatakan bahwa Kementerian BUMN berencana membentuk holding BUMN penerbangan. Pembentukan holding BUMN tersebut terdiri atas PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura II dan PT Garuda Indonesia. Ia mengaku sedang mengkaji pembentukan holding atau perusahaan induk penerbangan.

“Pembentukan holding ini sedang kita analisis dulu, apakah perlu dilakukan pembentukan atau tidak,” ujarnya.

Kemudian, isu rencana pembentukan holding BUMN Penerbangan ini menuai respon dari Serikat Karyawan Angkasa Pura II (Sekarpura II). Roby Syahputra, Ketua Umum Sekarpura II mengatakan, saat ini reaksi dari serikat pekerja meminta penjelasan secara detil kepada Menteri BUMN melalui surat yang dilayangkan.

Pasalnya, dengan adanya isu tersebut membuat kekhawatiran para pekerja. Menurutnya, jika holding itu jadi dibentuk apakah membawa dampak yang baik atau malah sebaliknya.

“Ini juga bentuk untuk menjawab kekhawatiran akan karyawan Angkasa Pura II. Karena kami juga menanyakan seberapa penting rencana holding tersebut,” kata Robby dalam jumpa persnya, pada Selasa (9/4).

Pernyataan sikap Sekarpura dilakukan di Gedung 600 Bandara Soekarno-Hatta dihadiri seluruh ketua DPC serikat karyawan Angkasa Pura II dari 15 bandar udara di Indonesia. “Kami semua berkumpul di sini dalam rangka pernyataan sikap atas surat yang kami layangkan ke Kementerian BUMN tentang mempertanyakan rencana holding perusahaan tersebut,” tutupnya. (CNR)

Share :
You might also like