Survai Penas Ditunjuk Jadi Induk Holding Penerbangan

Jakarta, airmagz.com – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus mendorong pembentukan holding penerbangan atau aviasi. Baru-baru ini mencuat nama PT Survai Udara Penas (Persero) yang diproyeksikan sebagai induk holding.

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Jasa KOnsultasi Kementerian BUMN, Gatot Trihargo, mengungkapkan alasan PT Survai Udara Penas menjadi induk holding penerbangan.

“Survai Penas itu sebagai salah satu opsi untuk holding. Holding penerbangan itu 100 persen milik negara. Jadi, pakai Survai Penas itu yang penting special company-nya akan lebih mudah. Perusahaan kecil memang, tapi kita mudah untuk diremapping lagi,” ujar Gatot di Kementerian BUMN, Senin (22/4).

Sebelumnya PT Garuda Indonesia (Persero) dikabarkan menjadi kandidat kuat menjadi induk holding. Tapi, hal itu sulit terwujud mengingat status perusahaan kini berstatus terbuka atau milik publik.

Sementara PT Angkasa Pura I (Persero) dan PT Angkasa Pura II (Persero) yang dipertimbangkan menjadi induk holding, dinilai sudah terlalu kompleks. Alasan itulah yang kemudian induk holding diarahkan ke PT Survai Udara Penas.

Holding penerbangan rencananya beranggotakan PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura II, PT Garuda Indonesia, dan PT Survai Udara Penas. Kementerian BUMN menargetkan proses pembentukan holding akan selesai pada Juni 2019.

Share :
You might also like