Dua Penumpang Pesawat Bercanda Bawa Bom Terancam Sanksi

Jakarta, AIRMAGZ-Selama April 2015 terjadi dua aksi penumpang pesawat yang bercanda membawa bom di tasnya saat sudah berada dalam kabin terulang kembali, kedua penumpang inipun terancam sanksi pidana 1 tahun penjara.

Kepala Sub Direktorat Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dan Personil Keamanan Penerbangan, Kementerian Perhubungan, Rudi Ricardo, di Jakarta, Kamis (30/4) mengatakan dua penumpang yang bercanda membawa bom itu adalah salah satunya seorang anggota TNI aktif berinisial GW serta  seorang lagi berinisial IRY.

“GW adalah penumpang Pesawat Lion Air JT250 rute Jakarta-Padang pada Kamis (23/4), sedangkan IRY adalah penumpang Batik Air nomor penerbangan ID6870 tujuan Jakarta-Palembang, pada Rabu (29/4) pagi,” kata Rudi Ricardo.

Ia menjelaskan aksi kedua penumpang ini jelas melanggar Pasal 344 Butir E dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan yakni berupa pemberian informasi palsu dan masuk kategori tindakan melawan hukum.

Untuk sanksi atas tindakan ini diatur dalam pasal 437 dalam UU yang sama. Pasal itu berbunyi seseorang yang memberi informasi palsu yang membahayakan penerbangan bisa dipidana maksimal 1 tahun penjara.

Sebelumnya pada Kamis (23/4) penerbangan Lion Air JT250 rute Jakarta-Padang yang tengah menaikkan penumpang sekitar pukul 11.45 WIB akhirnya ditunda dan seluruh penumpang diminta turun untuk diperiksa barang bawaannya, setelah seorang penumpang berinisial GW mengaku membawa bom ditasnya kepada awak kabin.

Namun setelah diperiksa dan dipindak x-ray berulang-ulang tak ditemukan bom, usai menjalani pemeriksaan oleh Aviation Security (Avsec) dan anggota Kepolisian Resort Bandara Soekarno Hatta, GW mengaku hanya bercanda dan meminta maaf, meskipun akhirnya ia tetap dilarang terbang.

Kejadian serupa terjadi kembali pada penerbangan Batik Air nomor ID6870 tujuan Jakarta-Palembang, pada Rabu (29/4). Kali ini penumpang berinisial IRY yang mengaku membawa granat saat ditanya seorang awak kabin ketika mau memasukkan tas di bagasi kabin pesawat.

Pesawat yang sedianya terbang pukul 06.25 WIB pun akhirnya ditunda. Setelah semua penumpang dan barang bawaannya diperiksa, IRY mengaku bahwa ia hanya bercanda ke pramugari. (tomo)

Share :
You might also like