Kemenhub Alokasikan Anggaran Untuk Meningkatkan Navigasi di Papua

Jakarta, Airmagz.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan siapkan dana untuk meningkatkan fasilitas navigasi di Papua. Aturan khusus mengenai penerbangan di Papua pun akan disusun karena wilayah Indonesia bagian Timur itu memiliki medan berbeda dibandingkan  daerah-daerah yang lain.

Selain alat navigasi penerbangan, Kemenhub juga  akan meningkatkan disiplin sumber daya manusia guna mengurangi kecelakaan penerbangan di Papua.

“Kami terlebih dahulu konsolidasi facts and findings (fakta dan temuan) apa, kemudian diidentifikasi dan ada dua hal yang harus dilakukan, pertama memperbaiki alat navigasi, kedua meningkatkan disiplin,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai Kampanye Keselamatan Penerbangan di Jakarta, Minggu (4/12).

Budi Karya mengatakan kecelakaan penerbangan di Papua sebagian besar terjadi karena faktor kesalahan manusia. Oleh karena terlalu percaya diri, sehingga melakukan manuver-manuver yang berbahaya yang semestinya secara buku manual dari aspek keselamatan tidak boleh dilakukan.

Menhub lalu meminta Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Hubungan gencar melakukan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman personel mengenai keselamatan penerbangan di daerah. “Saya tugaskan Direktur Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara Pak Muzaffar untuk intensif setiap minggu ke sana Papua melakukan sosialisasi,” katanya.

Menurut data Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), jumlah kecelakaan penerbangan tahun ini tercatat yang terbanyak sejak 2010.

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan hingga saat ini sudah ada 41 kecelakaan penerbangan. Hampir dua kali lipat dari jumlah kecelakaan penerbangan selama 2015 yang tercatat 28 kecelakaan.

Berdasarkan lokasi kejadian, Soerjanto menyebutkan, kecelakaan penerbangan paling banyak terjadi di Pulau Jawa dan Papua. Penyebab kecelakaan di Papua, ia menjelaskan, antara lain karena perawatan infrastruktur yang belum optimal.

“Terutama masalah airstrip yang saat ini memang belum sepenuhnya dikontrol oleh pemerintah. Saya sudah minta kepada Dirjen Perhubungan Udara untuk memperhatikan ini,” katanya.

Share :
You might also like