Ngeri! Penumpang Pesawat Ngamuk dan Ancam Bunuh Penumpang Lain

Jakarta, airmagz.com – Seorang pria di penerbangan Ryanair tujuan Bandara Gran Canaria, Spanyol, terpaksa ditahan setelah mengamuk dan mengancam seluruh penumpang pesawat.

Pria tersebut, yang tidak diungkapkan identitasnya, mendadak mengamuk di tengah penerbangan pesawat Ryanair dari bandara Manchester, Inggris menuju bandara Gran Canaria, Spanyol, pada 4 Mei lalu.

Dalam sebuah rekaman video yang beredar di dunia maya, lebih dari sepekan setelah kejadian, tampak seorang pria yang terlihat histeris. Dia berteriak dan mengancam bakal membunuh seluruh penumpang serta membakar rumah mereka.

“Aku akan membunuh kalian semua,” teriak pria itu terdengar dalam rekaman video.

Dilansir The Sun, pria tersebut mendadak mengamuk dan mulai menyerang seorang pramugari menggunakan alat pemadam api sebelum kemudian menuju salah satu pintu darurat .

Pria tersebut kemudian dapat diringkus oleh penumpang lainnya sebelum kemudian ditahan oleh petugas polisi di Spanyol setibanya di bandara tujuan.

Menurut salah seorang saksi mata, Jodie Fisher (27), yang juga merupakan penumpang pesawat saat insiden terjadi, pria tersebut telah menyerang kru kabin.

“Saya dapat mendengar pria di barisan depan pesawat berteriak dan meneriaki penumpang lainnya. Dia berjalan ke depan pesawat dan melemparkan gelas plastik ke lantai pesawat.”

“Saya lihat ada tiga kru kabin, satu pria dan dua wanita, tetapi mereka semua warga Spanyol, jadi saya pikir mereka juga kesulitan memahami perkataan pria itu,” ujar Jodie.

Jodie mengatakan, pria tersebut berulang kali berupaya membuka salah satu pintu pesawat di tengah penerbangan.

“Dia mengambil alat pemadam api dan mengancam akan menghantam perempuan kru kabin dengan itu,” tambahnya.

Jodie, bersama saudaranya Jeorgia (20), mencoba menenangkan dan membawa pria itu kembali ke kursinya, namun pria itu justru semakin tak terkendali.

“Dia meraih topi saya dan merobeknya. Dia juga merusak ponsel dan arloji saya. Seorang pramugari terlihat mulai kesal dan menangis.”

“Pria itu menggigit lengan adik saya dan mencoba menggigit kaki saya sebelum beberapa penumpang berhasil meringkusnya. Para penumpang harus menahannya di lantai pesawat selama 45 menit,” kata dia.

Menurut juru bicara Ryanair, insiden tersebut terjadi dalam penerbangan dari Manchester menuju Gran Canaria, Spanyol, pada 4 Mei lalu.

Saat itu, kru penerbangan telah meminta bantuan polisi setelah mendarat karena ada seorang penumpang yang bertingkah dan mengganggu penerbangan.

“Keamanan dan kenyamanan pelanggan, kru, serta pesawat kami adalah prioritas nomor satu kami. Penumpang tersebut telah dilarang untuk terbang dengan Ryanair lagi dan saat ini telah ditangani oleh pihak kepolisian setempat,” kata juru bicara.

“Dia kini telah dilarang terbang menggunakan pesawat Ryanair hingga batas waktu yang tidak ditentukan,” tambahnya. (IMN/Kompas.com)

Share :