AirNav Indonesia Kembali Gelar Festival Balon Udara di Pekalongan

Pekalongan, airmagz.com – AirNav Indonesia kembali menggelar festival balon udara bertajuk “Java Traditional Balloon Festival 2019” di Stadion Hoegeng, Pekalongan pada Rabu (12/6).

Direktur Utama AirNav Indonesia, Novie Riyanto, menjelaskan bahwa festival ini merupakan kali kedua yang diadakan di Pekalongan. Selain untuk mengkampanyekan pentingnya keselamatan penerbangan, sekaligus dalam rangka menjembatani budaya masyarakat dalam menerbangkan balon udara tradisional.

Foto : Airmagz

“Budaya masyarakat dan keselamatan penerbangan dapat berjalan harmonis, terbukti dapat dilihat pada hari ini masyarakat Pekalongan dan sekitarnya tetap melakukan budaya mereka menerbangkan balon udara untuk memperingati momen syawalan dengan cara ditambatkan,” ujar Novie.

Menurutnya masyarakat sudah mulai terbiasa dan antusias dalam mengimplementasikan PM 40 Tahun 2018 tentang penggunaan balon udara pada kegiatan budaya masyarakat.

Dalam penyelenggaraan festival tahun ini, AirNav Indonesia bersama Pemerintah Kota Pekalongan telah melakukan sosialisasi pada tanggal 20-24 Mei 2019.

Foto : Airmagz

Pihaknya, lanjut Novie telah melakukan sosialisasi bersama dengan unsur Pemerintah Kota Pekalongan, Polres dan Kodim ke Kecamatan Pekalongan Utara, Pekalongan Barat, Selatan dan Timur, kemudian Kecamatan Tirto dan Buaran di Kabupaten Pekalongan serta Kecamatan Warungasem di Kabupaten Batang.

Bahkan sosialisasi juga dilakukan kepada siswa-siswi sekolah sebagai bentuk membangun kesadaran dan kepedulian terhadap keselamatan penerbangan bagi generasi penerus.

“Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan mengenai bahaya balon udara terhadap keselamatan penerbangan dan rencana festival balon udara sebagai salah satu media melestarikan tradisi menerbangkan balon udara. Respon masyarakat pada sosialisasi tersebut cukup antusias,” papar Novie.

Dijelaskannya, antusiasme masyarakat dapat terlihat dari jumlah peserta yang berpartisipasi pada festival tahun ini. Tahun lalu total peserta di Pekalongan sebanyak 30 kelompok. Tahun ini, jumlah peserta meningkat drastis menjadi 105 kelompok.

“Hal ini merupakan hasil dari upaya sosialisasi yang cukup masif dilakukan oleh AirNav Indonesia bersinergi dengan Pemerintah Kota Pekalongan dan Komunitas Sedulur Balon Pekalongan yang merupakan komunitas yang mewadahi para pegiat balon udara tradisional di Pekalongan dan sekitarnya,” terangnya.

AirNav Indonesia menyiapkan beragam hadiah dan hiburan menarik dalam gelaran festival tahun ini. Total hadiah untuk peserta Java Traditional Balloon Festival 2019 mencapai Rp. 70 juta ditambah berbagai door prize menarik baik untuk peserta maupun hadirin yang memadati Stadion Hoegeng.

Pada malam harinya, digelar Pesta Rakyat untuk masyarakat Pekalongan dengan menampilkan Didi Kempot, Resa Lawang Sewu dan kesenian khas Kota Pekalongan.

Kemeriahan Java Traditional Balloon Festival 2019 ini tidak lepas dari kolaborasi yang baik dengan Pemerintah Kota Pekalongan dan masyarakat Pekalongan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pekalongan, Komunitas Sedulur Balon Pekalongan dan seluruh masyarakat Pekalongan atas sinergi yang telah terbangun dengan baik sehingga acara ini dapat terselenggara dengan baik,” tambahnya lagi.

Melalui festival ini, Novie berharap balon udara tradisional yang ditambatkan dapat bertransformasi menjadi daya tarik wisata serta penyokong bagi industri ekonomi kreatif masyarakat, sehingga tradisi tetap lestari dan keselamatan penerbangan tetap terjaga. (SS)

Share :
You might also like