SabangMerauke Ajarkan Sedari Dini Rawat Keberagaman Indonesia

Jakarta, airmagz.com – Belajar toleransi bisa ditanamkan sejak dini salah satunya dengan cara mengalami serta merasakan sendiri toleransi secara langsung. Hal ini kemudian yang dilakukan oleh SabangMerauke (Seribu Anak Bangsa Merantau Untuk Kembali) dalam membuka program pertukaran pelajar antar daerah di Indonesia. Program ini telah memasuki tahun ketujuh dalam pelaksanaannya yang berfokus guna merawat toleransi.

Tahun ini, SabangMerauke memberangkatkan 20 pelajar terpilih yang terbang ke Jakarta dari seluruh Indonesia untuk melaksanakan kegiatan ini. Program SabangMerauke 2019 dilaksanakan selama tiga minggu mulai 1 Juli hingga 20 Juli 2019.

Program ini mempunyai tujuan merawat toleransi, karena itu seluruh pelajar yang terpilih akan tinggal bersama dengan keluarga yang berbeda suku dan agama. Setiap harinya, para pelajar ini akan belajar mengenai nilai-nilai toleransi, pendidikan dan keindonesiaan secara langsung.

Nantinya adik-adik SabangMerauke di Minggu pertama, mereka akan belajar untuk memahami keberagaman Indonesia, seperti berkunjung ke tempat-tempat ibadah di Jakarta. Selanjutnya di Minggu kedua, mereka akan bertukar cerita bersama tokoh-tokoh inspiratif di Indonesia. Dan di Minggu terakhir mereka akan menyebarkan nilai-nilai toleransi ke seluruh Indonesia.

Menurut Manajer Kurikulum SabangMerauke 2019 Adri Prima Lely tujuan dilaksanakannya program SabangMerauke agar para pelajar terpilih dapat berinteraksi secara langsung dengan pihak yang lebih luas dan dapat memahami langsung pelaksanaan toleransi di Indonesia.

Adri berharap dengan adanya program ini para pelajar bisa merasakan pengalaman toleran secara langsung. Sehingga ketika pulang nanti mereka dapat menceritakan pengalamannya mengenai toleransi.
“Berharapnya suatu saat, mereka juga bisa menjadi seorang pemimpin yang bisa menerima berbagai sudut pandang,” jelas Adri, Rabu (10/7).

Program SabangMerauke bukan hanya pertukaran pelajar, di samping itu SabangMerauke terus menggaungkan kampanye merawat toleransi dengan kegiatan pendukung lainnya seperti Temu Toleran, Diversity Dinner dan Ask Me Anything.

SabangMerauke dalam melaksanakan kegiatan pertukaran pelajar daerah juga melakukan kolaborasi dengan pihak manapun. Salah satunya kolabarasi bersama Indika Foundation. Menurut Chief Executive Officer Indika Foundation Azis Armand, ia mendukung penuh program pertukaran pelajar ini lantaran selaras dengan nilai dan misi Indika Foundation dalam pengembangan bangsa berdasarkan pancasila dan nilai-nilai toleransi.

“Kita membutuhkan sebanyak mungkin anak-anak muda yang paham tentang keberagaman bangsa Indonesia. Karena itu kita sangat mendukung program ini karena dampaknya sangat penting bagi bangsa dan negara,” tutur Aziz yang juga menjabat sebagai CEO dan Managing Director PT Indika Energy Tbk.  (HS)

Share :
You might also like