Kena OTT KPK, Ini Total Kekayaan Direktur Keuangan AP II Andra Y Agussalam

Jakarta, airmagz.com – Tertangkapnya Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II Andra Y Agussalam menambah panjang deretan nama direksi perusahaan BUMN yang terjerat korupsi

Andra tertangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) lantaran diduga menerima uang suap dari pihak PT Inti (Industri Telekomunikasi Indonesia) yang juga perusahaan BUMN.

Berdasarkan laporan keuangan yang dikutip dari berdasarkan dokumen resmi KPK yang dikomparasikan atas laporan keuangan yang terakhir pada 16 Oktober 2013. Saat itu, dirinya menjabat sebagai Direktur Administrasi dan Keuangan PT Len Industri (Persero) (2008 – 2015).

Andra diangkat menjadi Direktur di AP II berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN selaku Pemegang Saham PT AP II Nomor: SK-08/MBU/01/2015 tanggal 15 Januari 2015.

Berikut Pengumuman harta kekayaan penyelenggara negara milik Andra Y Agussalam yang terakhir, saat hampir satu tahun menjabat sebagai Direktur Keuangan di AP II.

Total kekayaan Andra lebih dari Rp20,52 miliar ditambah US$171.090, naik dibanding periode Oktober 2013 yang tercatat lebih dari Rp 16,09 miliar ditambah US$138.572.

Dalam dokumen tersebut, Andra tercatat memiliki harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan seluas 4.700 meter persegi (m2) dan 136 m2 di Bogor senilai Rp713 juta. Dirinya juga tercatat memiliki tanah dan bangunan seluas 922 m2 dan 543 m2 di Jakarta Selatan senilai Rp7,5 miliar.

Dia juga tercatat memiliki tanah dan bangunan seluas 506 m2 dan 200 m2 di lokasi yang sama senilai Rp3,7 miliar. Adapun total harta tidak bergerak tersebut sebesar Rp15,1 miliar, naik dibanding jumlah yang tercatat pada 16 Oktober 2013.

Jumlah harta bergerak berupa alat transportasi yaitu beberapa mobil diantaranya Toyota Vios, Alphard dan Kijang serta beberapa jenis Mercedez dengan nilai Rp2,6 miliar. Jumlahnya juga tercatat naik dibanding tahun sebelumnya pada Oktober 2013 yang sebesar Rp1,9 miliar.

Adapun harta bergerak lainnya berupa logam mulia, barang seni, benda bergerak lainnya senilai Rp232 juta. Selanjutnya surat berharga sebesar Rp376 juta dan giro setara kas dan lainnya yang jumlahnya naik menjadi Rp2,6 miliar. Dalam laporan tersebut, Andra tercatat tidak memiliki piutang dengan pihak manapun. (IRM)

Share :
You might also like